Menurutnya, persatuan merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat.
BACA JUGA:Soal TPG dan TPD, Sekjen Tegaskan Kemenag Serius Benahi Tata Kelola Guru dan Dosen
“Semangat kebersamaan itu pada akhirnya akan memperkuat persatuan. Persatuan ini adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan, di bidang apa pun,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan Tahrib Ramadhan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar dimaknai sebagai pengingat dan pemantik semangat untuk menjalani Ramadhan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meneguhkan nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.