JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i ikut bergembira dalam Tarhib Ramadan 1447 H yang dikemas dalam bentuk funwalk di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, pada Minggu 8 Februari 2026.
Menurut Wamenag, Ramadan selalu disambut dengan suasana keimanan dan kegembiraan, tidak hanya karena sarat ibadah, rahmat dan ampunan, tapi juga penuh kesehatan.
“Kita bersyukur hari ini menunjukkan kegembiraan menyambut Ramadan. Kegembiraan menyambut Ramadan itu ibadah, karena akan dibalas dengan rahmat dan ampunan dosa,” ujar Wamenag di Jakarta.
BACA JUGA:Hari Tumpek Uye: Bimas Hindu Kemenag Tanam 14.580 Pohon dan Lepas Ribuan Burung
Romo Syafi’i menilai Tahrib Ramadan sebagai latihan awal untuk membiasakan semangat Ramadan, termasuk menjaga kesehatan dan memperkuat kebersamaan.
Menurutnya, funwalk yang dilakukan dalam kegiatan ini selaras dengan salah satu pesan Rasulullah saw. tentang puasa.
“Rasulullah saw. mengatakan, ‘Puasalah kamu agar kamu sehat’. Maka kalau hubungannya kegiatan Tahrib Ramadan ini dengan puasa yang akan datang adalah kita ingin menunjukkan bahwa salah satu target yang akan kita dapatkan dari Allah dengan berpuasa adalah kesehatan,” ungkapnya.
Romo menjelaskan bahwa persiapan menyambut Ramadan tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik dan mental.
Oleh karena itu, kegiatan seperti Tahrib Ramadan menjadi sarana untuk menyiapkan diri agar Ramadan dapat dijalani secara optimal.
Lebih lanjut, Romo menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan yang membangun dan menguatkan kebersamaan sosial.
Nilai tersebut tercermin dalam berbagai ibadah Ramadan yang menekankan dimensi kolektif dan kepedulian antar sesama.
BACA JUGA:Kabar Gembira! 34.653 Mahasiswa PTK Menerima KIP-Kuliah dari Kemenag di 2026
“Ramadan itu mengusung semangat kebersamaan. Ada buka puasa bersama, sahur bersama, dan kewajiban mengeluarkan zakat. Semua itu adalah pengejawantahan dari semangat kebersamaan yang menyertai bulan Ramadan,” jelasnya.
Romo juga menilai bahwa semangat kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan seperti Tahrib Ramadhan akan berkontribusi langsung pada penguatan persatuan bangsa.