JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden RI Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan.
Ia melanjutkan bahwa kebijakan tersebut mungkin tidak terasa relevan bagi kalangan berpenghasilan dan pendidikan tinggi.
Namun, bagi mayoritas rakyat, program tersebut dinilai sangat diperlukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar.
BACA JUGA:Opening Ceremony Info Franchise & Business Concept Expo 2026: Resmi Di buka!
BACA JUGA:Cek Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Jakarta Lengkap Waktu Berbuka Puasa, Download File PDF di Sini
"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas. Tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," ujar Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan gudang ketahanan pangan Polri, Jumat, 13 Februari 2026.
Prabowo menyampaikan ungkapan tersebut sebagai respons atas kritikan terhadap MBG kala program ini diluncurkan tahun lalu.
Ia berkisah, orang-orang terdidik kala itu mengejek dan menghina program tersebut karena hanya dianggap sebagai pemborosan anggaran negara.
Kendati demikian, Prabowo yakin bahwa pemerintah sudah mengambil langkah yang tepat.
BACA JUGA:Bulog Pastikan Jemaah Haji 2026 Konsumsi Beras Premium Asal Indonesia
BACA JUGA:Momen Polos Pelajar SMPN 16 Terima Kaos dari Presiden Prabowo: Seneng Banget Ya Allah!
Menurutnya, persoalan kekurangan gizi masih menjadi tantangan nyata bagi banyak anak Indonesia, yang jika tidak ditangani dapat menghambat tumbuh kembang dan memperdalam kemiskinan.
"Mungkin (kritik tersebut) sebagai ungkapan dendam dan dengki, mungkin adalah biasa. Tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya, sungguh-sungguh menyedihkan bagi saya," ujar Prabowo.
"Tapi, saya yakin waktu itu saya berada di jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," imbuh dia.
Prabowo menambahkan bahwa program ini bukanlah kebijakan yang tanpa arah.