Kisruh Kolegium, Dokter Piprim Ahli Jantung Anak Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin

Senin 16-02-2026,03:00 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Dokter konsultan jantung anak senior dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, mengaku dipecat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Sudah beberapa bulan terakhir memang ada kekisruhan antara Dokter Piprim dan juga Menteri Kesehatan karena masalah kolegium profesi. 

Dalam unggahan video di Instagram, Dokter Piprim mengaku dipecat Menkes Budi. 

“Akhirnya saya dipecat oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin,” katanya dalam kutipannya. 

BACA JUGA:Dokter Piprim: Satu Saja Anak Keracunan MBG Jadi Masalah, Apalagi Ini Ribuan!

Dokter Piprim memang sebelumnya menolak dimutasi dari RSCM ke RS Fatmawati Jakarta. 

Hal itu terkait dengan masalah independensi kolegium ilmu kesehatan anak. 

“Setelah perjuangan sekian lama menolak mutasi yg bernuansa hukuman akibat saya memperjuangkan independensi kolegium ilmu kesehatan anak. Walaupun akhirnya Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa kolegium harus independen yang artinya perjuangan kami di IDAI sesuai dengan konstitusi,” tulisnya. 

BACA JUGA:Gaduh di RSCM: Staf Protes Kekurangan Dokter Jantung Anak Pasca-Mutasi dr. Piprim, Kemenkes: Kami Sudah Sediakan Empat Pengganti

Ia meminta maaf kepada para mahasiswa dan juga pasien, karena ia tak bisa lagi mengabdi. 

RS Fatmawati menyebut kalau Dokter Piprim tidak masuk selama 28 hari berturut-turut. 

“Mohon maaf kepada semua pasien saya dan murid-murid saya yang tidak bisa saya layani lagi dan saya ajari lagi. Terima kasih. Semoga anak-anak Indonesia tetap sehat,” jelasnya. 

"Kepada seluruh pasien-pasien saya khususnya di RSCM, murid-murid saya mahasiswa saya residen calon dokter anak, dan fellow calon konsultan jantung anak, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak lagi bisa mendampingi kalian-kalian dalam menempuh pendidikan kalian," lanjutnya.

BACA JUGA:Dokter Piprim Dimutasi ke RS Fatmawati, Staf RSCM Resah Antrean Pasien Jantung Anak Menumpuk!

Dari seorang seniornya, ia mengaku mendapatkan peringatan tentang mutasi jika tidak mendukung kolegium tersebut.

Kategori :