Tak Boleh Rugi, Prabowo Tekankan Negosiasi Dagang dengan AS Untungkan Nasional

Senin 16-02-2026,20:49 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas dan kepastian ekonomi nasional di tengah dinamika global. 

Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026) sore. 

BACA JUGA:Gegara Format Baru AFC, Timnas Indonesia Bakal Absen di Asian Games 2026? KOI Buka Suara

BACA JUGA:Fabrizio Romano Bocorkan Suksesor Pep Guardiola di Man City

Pertemuan dilakukan menjelang kunjungan Presiden ke Amerika Serikat (AS) pada 19 Februari mendatang guna menyamakan posisi kebijakan serta mematangkan strategi negosiasi ekonomi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut Presiden menekankan pentingnya posisi Indonesia dalam setiap negosiasi. Hasilnya harus memberi manfaat maksimal bagi kepentingan nasional. 

"Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakannya diambil harus segera dan baik sebanyak mungkin memberikan keuntungan konkret untuk Indonesia," ungkap Teddy Senin 16 Februari 2026.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 16 Februari 2026 Lengkap Sinopsis, Libur Imlek Nonton Film Aksi

BACA JUGA:Firdaus Cahyadi Soroti PLTN: Pentingnya Lembaga Pengawas Nuklir Independen untuk Transparansi

Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia dalam perundingan ekonomi harus menjadi yang terbaik dan paling menguntungkan bagi perekonomian nasional. 

Penekanan itu terkait agenda perundingan tarif dagang dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Presiden juga meminta setiap hasil perundingan ekonomi khususnya dengan AS memberi dampak nyata bagi penguatan industri dalam negeri. 

Capaian perundingan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. 

BACA JUGA:Ramadan di Depan Mata, Bapanas Tegaskan Stok Pangan Cukup

BACA JUGA:Kejagung Tegaskan Hoaks! Tak Ada Temuan Uang Rp920 Miliar di Rumah Pejabat Pajak Saat Penggeledahan

Kategori :