Gegara Format Baru AFC, Timnas Indonesia Bakal Absen di Asian Games 2026? KOI Buka Suara

Gegara Format Baru AFC, Timnas Indonesia Bakal Absen di Asian Games 2026? KOI Buka Suara

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia/KOI), Raja Sapta Oktohari.-Ist-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Perhelatan Asian Games 2026 akan digelar bulan September mendatang. Namun ada kabar menyebutkan Timnas Indonesia akan absen pada event olahraga terakbar se-Asia tersebut. Benarkah?

Ketidakikutan skuad Garuda pada Asian Games 2026 disebut-sebut akibat adanya perubahan format yang sebelumnya telah dirancang oleh Federasi Sepak Bola Asia atau AFC, serta Dewan Olimpiade Asia (OCA) belum lama ini.

Dalam hal ini Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia/KOI), Raja Sapta Oktohari mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

BACA JUGA:Harapan Andik Vermansah Saat John Herdman Sambangi Garudayaksa

BACA JUGA:John Herdman Bidik Talenta Muda, 10 Tahun Pertama Jadi Kunci Karier Pemain

Sapta tak menjawab secara pasti apakah Timnas Indonesia akan terlibat atau tidak. Sebaliknya NOC Indonesia disebut akan bertanggung jawab mengatur partisipasi seluruh atlet yang akan terlibat dalam ajang internasional tersebut.

"Kami di NOC Indonesia telah membangun komunikasi dengan PSSI sebagai federasi yang menaungi cabang olahraga terkait (sepak bola). Prinsipnya, koordinasi harus berjalan dengan baik di semua level," jelas Okto sapaan karibnya di Jakarta pada Senin, 16 Febuari 2026.

Tidak hanya bertukar pesan dengan PSSI, NOC Indonesia juga telah menghubungi OCA dan AFC untuk terus megawal kiprah Merah Putih di Asian Games.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses administrasi dan kebijakan mengikuti tata kelola organisasi olahraga internasional.

BACA JUGA:Milan Patok Rp1,5 Triliun Pulisic, Manchester United, Arsenal dan Liverpool Berebut Transfer Sang Bintang

BACA JUGA:Zlatan Ibrahimovic dan Ronaldinho Bukan yang Termahal! Ini 10 Transfer Terbesar AC Milan Sepanjang Sejarah

"Selain PSSI, kami juga terus menjalin komunikasi dengan OCA dan federasi terkait, agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan tata kelola yang berlaku," ungkap dia.

Okto menekankan bahwa dinamika atau kendala yang muncul dalam pelaksanaan agenda olahraga harus diklarifikasi melalui mekanisme resmi.

Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads