JAKARTA, DISWAY.ID -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat implementasi ekonomi sirkular sekaligus mendorong inklusi keuangan melalui Program BNI Agen46 Bank Sampah.
Program yang telah berjalan sejak 2017 ini memungkinkan masyarakat mengelola sampah anorganik menjadi tabungan melalui sistem perbankan digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, inisiatif tersebut dirancang untuk menghadirkan solusi konkret atas persoalan sampah sekaligus membuka akses layanan keuangan formal bagi masyarakat.
BACA JUGA:BNI Siagakan Layanan Terbatas Saat Libur Imlek, Transaksi Strategis dan Digital Tetap Jalan
BACA JUGA:BNI Raih 3 Penghargaan di JCB Indonesia Awards 2026
“Sampah yang menumpuk dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Melalui Program BNI Agen46 Bank Sampah, kami menghadirkan solusi agar masyarakat bisa berkontribusi menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Melalui skema ini, masyarakat diajak memilah dan menyetorkan sampah anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik, kardus, logam, hingga minyak jelantah.
Sampah yang telah ditimbang kemudian dikonversi menjadi saldo tabungan di rekening BNI milik nasabah.
Proses konversi dilakukan secara real-time melalui sistem BNI Agen46 dengan menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC).
Setelah tercatat sebagai saldo tabungan, sampah yang terkumpul akan dibeli oleh mitra pengepul untuk selanjutnya didaur ulang dan diolah kembali.
BACA JUGA:BNI Gelar Market Outlook 2026, Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber
BACA JUGA:BNI Dorong Edukasi Lingkungan sebagai Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali
Program ini dinilai tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Selain itu, keberadaan Agen46 Bank Sampah turut memperluas jangkauan layanan keuangan BNI, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses perbankan formal.
“Dengan BNI Agen46 Bank Sampah, sampah bisa menjadi tabungan dan lingkungan menjadi lebih bersih serta nyaman. Program ini merupakan wujud komitmen BNI dalam mendukung keberlanjutan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambah Okki.