"Saya nggak ngomong apa-apa, cuma lihat doang. Namanya juga di lingkungan kerja, kepo aja," ujarnya.
Namun situasi memanas ketika rekannya lebih dulu ditampar. Abud yang refleks mendekat justru ikut menjadi sasaran amarah pelaku.
"Pas teman saya kena tampol, saya refleks. Eh dia malah nandain saya, nunjuk-nunjuk ke saya," tuturnya.
Abud mengaku dipukul pada bagian mata hingga merasa pusing.
BACA JUGA:Bertemu Menlu Palestina, Sugiono: Indonesia Siap Perkuat Peran untuk Perdamaian Palestina
BACA JUGA:Dapatkan Saldo DANA Kaget Gratis Rp245.000 Sore Ini 24 Februari 2026, Syarat Klaimnya Mudah Banget!
Tak berhenti di situ, pelaku disebut kembali menghampirinya dan melayangkan pukulan ke pipi serta bagian belakang telinga.
"Gigi saya patah jadi setengah, nggak rata. Berdarah karena kena sarafnya," ungkapnya.
Akibat luka tersebut, Abud kesulitan makan dan masih merasakan ngilu saat berbicara. Ia telah menjalani visum dan mendapatkan perawatan medis.
"Saya tadi nunggu visum dulu. Selesai visum langsung dibawa ke dokter," sebutnya.