Istana Minta Aparat Usut Dugaan Teror terhadap Konten Kreator Pengkritik Pemerintah

Istana Minta Aparat Usut Dugaan Teror terhadap Konten Kreator Pengkritik Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi adanya dugaan teror terhadap sejumlah konten kreator yang kerap mengkritik program pemerintah-disway.id/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menanggapi dugaan teror terhadap sejumlah konten kreator yang kerap mengkritik program pemerintah.

Ia meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut.

“Iya, kita minta semua dilakukan investigasi,” ujar Prasetyo di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026.

BACA JUGA:Prabowo Instruksikan Menteri Bekerja Lebih Cepat, Cerdas dan Berpikir Out of The Box

BACA JUGA:Pembersihan Lumpur di 52 Fasilitas Umum Aceh Tamiang Capai 60 Persen, Kementerian PU Percepat Pemulihan

Meski demikian, Prasetyo menekankan pentingnya penyampaian kritik dan masukan dilakukan melalui jalur-jalur komunikasi yang telah tersedia.

Menurutnya, kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus disampaikan dengan cara yang baik.

“Kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah juga kita bangun komunikasinya,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan pemerintah tidak menghendaki adanya praktik teror dalam bentuk apa pun.

Ia menilai peristiwa tersebut seharusnya menjadi momentum bagi bangsa untuk semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan pendapat.

BACA JUGA:Pemerintah akan Kaji Aturan Polisi Pakai Bodycam dalam KUHAP Baru

BACA JUGA:Sindikat Penyalur Pekerja Migran Pakai Surat Ancaman Tekan Keluarga, Menteri P2MI Buka Suara

“Kita tentunya tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu. Tapi mari kita jadikan ini bagian dari mendewasakan diri sebagai bangsa. Kalau ada sesuatu, sampaikan dengan baik,” jelasnya.

Terkait sikap Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo menyebut Presiden prihatin dengan masih adanya praktik teror di tengah iklim demokrasi saat ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads