BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Penyeberangan Sumatera-Jawa Diprediksi 108 Ribu Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan
Tidak hanya menjadi etalase produk, IFEX 2026 juga dirancang sebagai ekosistem kolaboratif yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam industri furnitur.
Mulai dari manufaktur, desainer, asosiasi, hingga institusi pendidikan akan hadir dalam satu panggung untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi di sektor ini.
Sejumlah program juga disiapkan untuk memperkaya wawasan pelaku usaha dan buyer, di antaranya Design Award Professional, Youth Design Award, serta designer showcase yang melibatkan lebih dari 30 desainer.
Selain itu, kegiatan Design Talks dan seminar industri akan membahas tren desain global, inovasi material, hingga standar internasional yang menjadi acuan pasar furnitur dunia.
BACA JUGA:Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Sabu 2 Ton, Fandi Ramadhan Pikir-pikir untuk Banding
BACA JUGA:Komisi Reformasi Polri Rampungkan 10 Buku Rekomendasi, Usul Revisi 8 Perpol dan 24 Perkap
Melalui berbagai inisiatif tersebut, IFEX 2026 diharapkan dapat mempertegas perannya sebagai jendela industri furnitur Indonesia menuju rantai pasok global.
Pameran ini sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas produk, inovasi desain, dan nilai ekspor furnitur nasional yang semakin kompetitif di pasar internasional.