Libatkan 400 Mal, BINA Lebaran 2026 Targetkan Transaksi Rp53,38 Triliun

Selasa 10-03-2026,19:37 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Fandi Permana

Stimulus tersebut, antara lain, berupa bantuan sosial berupa beras 10 kilogram per bulan dan bantuan minyak goreng selama dua bulan kepada sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp11,92 triliun.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif transportasi rata rata sekitar 30 persen serta mendorong kebijakan work from anywhere agar masyarakat dapat memanfaatkan tarif transportasi tersebut.

Airlangga mengatakan, berbagai stimulus tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan berbagai stimulus tersebut kami berharap program Belanja di Indonesia Aja yang menargetkan transaksi sekitar Rp53 triliun dapat semakin mendorong konsumsi domestik. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama hingga sekitar 5,5 persen,” katanya.

BACA JUGA:Safari Ramadan 2026, PGN Salurkan Bantuan untuk Ribuan Anak di 350 Lebih Yayasan

Sementara Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menilai jika momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode penting bagi industri ritel nasional.

Melalui program BINA Lebaran 2026, pelaku usaha menghadirkan berbagai promo untuk mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri sekaligus memperkuat perputaran ekonomi nasional.

“Momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode paling penting bagi industri ritel nasional sekaligus penggerak utama konsumsi domestik. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri serta memberikan dampak yang lebih luas bagi produsen, pemasok, UMKM, hingga tenaga kerja di sektor ritel,” ujarnya.

Budihardjo juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor ritel dan pariwisata untuk memperluas dampak ekonomi program ini. 

Integrasi BINA dengan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan sekaligus mendorong transaksi belanja domestik.

BACA JUGA:Asyik! Jasa Marga Kasih Diskon 30 Persen untuk Sejumlah Ruas Tol Saat Arus Mudik-Balik Lebaran 2026

Budihardjo menambahkan bahwa sinergi antara sektor ritel dan pariwisata menjadi faktor penting dalam memperluas dampak ekonomi dari program ini.

Integrasi BINA dengan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan sekaligus mendorong transaksi belanja domestik.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui instalasi dekoratif bernuansa Imlek dan Lebaran di koridor Jalan MH Thamrin–Sudirman, yang turut melibatkan anggota HIPPINDO melalui aktivasi brand, penyampaian promo, serta berbagai kegiatan promosi ritel.

Koridor tersebut diharapkan menjadi etalase kreativitas ritel Indonesia yang terintegrasi dengan promosi wisata dan belanja.

Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, Budihardjo menegaskan bahwa penguatan konsumsi domestik menjadi semakin penting. 

Kategori :