Lokasi ini dipilih karena diperkirakan menjadi titik rawan kelelahan bagi pengendara yang menempuh perjalanan jarak jauh.
"Rest area fungsional itu di titik-titik yang kami perkirakan menjadi titik lelah pengguna jalan, yaitu di KM 444 dan KM 439 di ruas Semarang–Solo," katanya.
Meski berstatus rest area fungsional, fasilitas yang tersedia di dalamnya disebut sudah cukup memadai untuk melayani kebutuhan pemudik.
"Jadi dua rest area ini memang disebut fungsional, namun fasilitasnya sudah lengkap di dalam. Sudah cukup banyak untuk masjid, parkir, dan lainnya," pungkasnya.