1,1 Juta Kendaraan Keluar Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik 2026 Dinilai Efektif
Situasi tol CIkampek pada hari pertama one way mudik diberlakukan-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan lonjakan signifikan.
Sekitar 1,1 juta kendaraan tercatat telah keluar dari Jakarta hingga Selasa sore, 17 Maret 2026.
Angka tersebut setara dengan sekitar 32 persen dari total proyeksi pergerakan kendaraan, menandakan puncak arus mudik semakin mendekat.
BACA JUGA:Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Ditunda, Dampak Konflik Iran vs Israel-AS
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode
Peningkatan volume kendaraan terlihat jelas di ruas Tol Jakarta–Cikampek, yang menjadi salah satu jalur utama pemudik menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal Tahap I yang mulai diberlakukan sejak siang hari.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono turun langsung meninjau kondisi lalu lintas di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek pada Selasa malam.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas kebijakan rekayasa lalu lintas di lapangan.
Menhub Dudy menyampaikan, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah dalam menjaga kelancaran sekaligus keselamatan perjalanan masyarakat selama mudik.
BACA JUGA:Bos BGN Beri Isyarat akan Efisiensi Anggaran Program MBG, Kenapa?
BACA JUGA:Catat! Usai Libur Lebaran, Program MBG Dimulai Lagi 31 Maret 2026
Ia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan sesuai ketentuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).
Korlantas Polri telah memberlakukan atau memulai rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal tahap pertama yaitu dari kilometer 70 sampai kilometer 263.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: