Tol Layang MBZ Ditutup Sementara, Korlantas Polri Ungkap Alasannya
Kebijakan ini dilakukan agar kendaraan dialihkan ke jalur bawah guna mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas.-Jasa Marga-
BEKASI, DISWAY.ID-- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjawab alasan dibalik dengan penutupan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) di tengah melonjaknya arus mudik lebaran 2026.
Menurut Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya mengambil langkah menutup sementara Jalan Tol Layang MBZ dengan memberlakukan skema one way nasional dan akan memperluas jalur Contraflow.
BACA JUGA:Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim hingga Santri di Banggai
BACA JUGA:Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Jadi Tiga Lajur Dampak Padatnya Arus Mudik Lebaran 2026
Kebijakan tersebut diambil pihaknya menyusul adanya evaluasi terhadap membludaknya jumlah pemudik lewat analisis yang dilakukan oleh PT Jasa Marga dan kondisi di lapangan.
"Sebetulnya kita berawal dari langkah-langkah sebelum one way nasional dan saat pelaksanaannya. One way nasional sudah kita buka, namun bangkitan arus masih tinggi. Oleh sebab itu, hasil analisa bersama Dirut Jasa Marga, kita putuskan untuk menutup sementara," ungkap Agus di Bekasi pada Kamis, 19 Maret 2026.
Meski sempat menutup Jalan Tol Layang MBZ, Agus mengganti dengan memperluas penerapan contraflow dari KM 57 sampai KM 70, kini diperpanjang mulai dari KM 36.
BACA JUGA:Prabowo Ungkap Ada ‘Deep State’, Sebut Banyak Dirjen Lawan Menteri
BACA JUGA:Masduki Rela 15 Tahun Tak Berlebaran dengan Keluarga Demi Nafkah Antar Pemudik ke Kampung Halaman
Dalam pelaksanaannya, rekayasa lalu lintas tersebut dibagi dalam beberapa segmen lajur. Pada KM 36 hingga KM 47 dan KM 47 hingga KM 48 diberlakukan dua lajur contraflow, sementara dari KM 48 hingga KM 70 diterapkan tiga lajur.
"Semua ini dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta," papar dia.
Selain itu, selama proses pembukaan contraflow, arus lalu lintas di Jalan Layang MBZ sempat dihentikan sementara.
Kebijakan ini dilakukan agar kendaraan dialihkan ke jalur bawah guna mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas.
"Pada saat proses pembukaan contraflow, MBZ kita hentikan dulu supaya arusnya lewat dari bawah," pungkas Agus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: