Tol Layang MBZ Ditutup Sementara, Korlantas Polri Ungkap Alasannya
Kebijakan ini dilakukan agar kendaraan dialihkan ke jalur bawah guna mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas.-Jasa Marga-
BACA JUGA:Pemerintah Tetapkan Lebaran Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret
Setelah proses penyesuaian selesai dilakukan, arus lalu lintas kembali dibuka secara normal dengan skema rekayasa terbaru yang diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan selama arus mudik.
Sedangkan PT Jasa Marga mencatat, sebanyak 270 ribu kedaraan pemudik yang telah melintasi tol keluar dari Jabodetabek jelang perayaan hari Raya Lebaran 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono menyampaikan bahwa peningkatan jumlah arus mudik diprediksi dari kemarin malm mencapai 42 persen dari 3,5 juta atau 1,4 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta.
"Dan tadi malam sampai dengan pagi hari adalah jumlah lalu lintas harian tertinggi dari sebelumnya. Karena sebelumnya tidak pernah menyentuh 270 (ribu), dan semalam 270.000. Ini tertinggi. Tahun lalu hanya 258.000. Jadi ini tertinggi," jelas Rivan.
BACA JUGA:Dalam Sepekan, Lalin di GT Cikatama Tembus 500 Ribu Kendraraan: Naik dari Tahun Lalu
Rekayasa lalu lintas juga terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Skema contraflow yang sebelumnya diterapkan satu lajur, kini dapat diperluas hingga dua lajur apabila dibutuhkan guna mengurai kepadatan.
"Sejak kemarin sore hingga pagi ini, rekayasa lalu lintas terus kami evaluasi, apakah perlu penambahan lajur contraflow dan seterusnya. Pengendalian terhadap rekayasa lalu lintas saat ini masih dalam kondisi aman dan berjalan dengan baik," pungkas Rivan.
Para pemudik pun dihimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan waktu istirahat secara bijak di rest area yang tersedia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: