Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Jasa Marga Siap Tambah Jalur Contraflow
Rivan mejelaskan bahwa peningkatan jumlah arus mudik diprediksi dari kemarin malm mencapai 42 persen dari 3,5 juta atau 1,4 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta.-dok Disway-
BEKASI, DISWAY.ID-- PT Jasa Marga akan membuka lebih dari satu jalur Contraflow guna meminimalisirkan penumpukan kendaraan selama arus mudik lebaran 2026.
Rekayasa lalu lintas (lalin) nantinya dilakukan Jasa Marga dengan meihat kondisi di lapangan guna mengurai kemacetan.
BACA JUGA:Penuh Syukur, Penumpang Bagikan Serba-Serbi Mudik dengan Kapal Laut
BACA JUGA:Andrie Yunus Resmi Berstatus 'Pembela HAM', Wamen Mugiyanto: Stop Kriminalisasi dan Intimidasi
"Sejak kemarin sore hingga pagi ini, rekayasa lalu lintas terus kami evaluasi, apakah perlu penambahan lajur contraflow dan seterusnya. Pengendalian terhadap rekayasa lalu lintas saat ini masih dalam kondisi aman dan berjalan dengan baik," ungkap Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jati Asih, Kota Bekasi pada Kamis, 19 Maret 2026.
Berdasarkan catatan dari Jasa Marga, sebanyak 270 ribu kedaraan pemudik yang telah melintasi tol keluar dari Jabodetabek jelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Contraflow satu lajur, ditambah dua pahur dan seterusnya. Ini terus dilakukan," ucap dia.
Lebih lanjut, Rivan mejelaskan bahwa peningkatan jumlah arus mudik diprediksi dari kemarin malm mencapai 42 persen dari 3,5 juta atau 1,4 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta.
BACA JUGA:Pertemuan 2 Jam di Istana, Prabowo dan Megawati Bahas Geopolitik Global
BACA JUGA:Pesan Polri Menjelang Idul Fitri: Jangan Nyalakan Petasan, Ada Gangguan? Hubungi 110
"Dan tadi malam sampai dengan pagi hari adalah jumlah lalu lintas harian tertinggi dari sebelumnya. Karena sebelumnya tidak pernah menyentuh 270 (ribu), dan semalam 270.000. Ini tertinggi. Tahun lalu hanya 258.000. Jadi ini tertinggi," papar Rivan.
Selain itu, pihak Jasa Marga juga akan berkoordinasi dengan sejumlah rest area untuk memperluas tempat peristirahatan bagi para pemudik.
Sebab, rest area juga mengalami peningkatan dari data yang diterima melalui kamera Traffic Counting.
"Rest area ini mengalami peningkatan menirut perhitungan dari radar maupun kamera Traffic Counting kami 39%," kata dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: