Puncak Mudik 2026: GT Cikampek Utama Siagakan 22 Gardu, Jasa Marga All-Out Kawal One Way
Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) kini menjadi titik paling krusial dalam peta Mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.-Candra Pratama-
CIKAMPEK, DISWAY.ID-- Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) kini menjadi titik paling krusial dalam peta Mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.
Menghadapi prediksi puncak arus mudik yang jatuh pada 18–19 Maret 2026, PT Jasa Marga (Perseroda) mengambil langkah agresif dengan mengoperasikan total 22 gardu transaksi sekaligus.
Langkah ini diambil untuk memastikan aliran kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur tidak tertahan di barrier pertama Trans Jawa.
BACA JUGA:Pemudik Meninggal di Perjalanan ke Gilimanuk, Kemenhub Percepat Pemulangan Jenazah
Menariknya, saat skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) diberlakukan, gardu yang biasanya melayani arah Jakarta pun akan diputar fungsinya untuk melayani pemudik ke arah Timur.
"Kami sudah mengoperasikan 22 gardu yang menerima pengguna jalan dari Barat menuju Timur Trans Jawa. Ini adalah bagian dari layanan transaksi di Cikampek Utama sebagai titik pertama yang ditemui pengguna jalan," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, Selasa (17/3).
Jasa Marga memastikan seluruh petugas telah bersiaga di titik-titik vital. Fokus utama adalah pelaksanaan One Way Nasional yang dimulai dari Kilometer 70.
Berikut adalah strategi utama Jasa Marga di Puncak Mudik 2026:
- Optimalisasi Gardu: Penambahan kapasitas transaksi hingga 22 unit guna mempercepat antrean.
- Personel Lapangan: Penyiagaan petugas tambahan untuk membantu proses tapping kartu dan pengamanan jalur.
- Layanan Rest Area: Koordinasi dengan mitra pengelola untuk mengatur alur masuk-keluar kendaraan agar tidak menimbulkan antrean yang mengular ke badan jalan tol.
BACA JUGA:Mudik Naik Kendaraan Listrik? Tersedia 189 SPKLU di Rest Area Jalan Tol
Ria menambahkan, layanan di tempat istirahat atau rest area juga menjadi perhatian serius. Jika skema one way dijalankan, maka pengaturan di dalam rest area akan menyesuaikan secara dinamis.
"Kami telah berkoordinasi dengan seluruh mitra. Baik dari dua sisi maupun nantinya saat one way, alur di dalam rest area akan disesuaikan dengan rekayasa lalu lintas yang ada. Semuanya sudah kami antisipasi," tegasnya.
Puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada hari ini dan besok menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan. Jasa Marga mengimbau pemudik untuk:
- Cek Saldo E-Toll: Pastikan saldo mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari hambatan di gardu.
- Kondisi Fisik & Kendaraan: Jangan memaksakan diri jika lelah, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
- Pantau Informasi Real-Time: Gunakan aplikasi Travoy atau pantau radio Travoy FM untuk mengetahui jadwal pemberlakuan one way secara mendadak.
Dengan kesiapan 22 gardu di GT Cikatama, diharapkan perjalanan jutaan pemudik menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan minim hambatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: