Jasa Marga: Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Perhari Tembus 270 Ribu Kendaraan Menginggalkan Jakarta

Jasa Marga: Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Perhari Tembus 270 Ribu Kendaraan Menginggalkan Jakarta

Lonjakan arus mudik ini diprediksi masih akan terus berlangsung menjelang puncak perayaan Hari Raya Lebaran 2026.-Istimewa-

BEKASI, DISWAY.ID-- PT Jasa Marga mencatat arus mudik lebaran 2026 mengalami kelonjakan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan dari Jasa Marga, sebanyak 270 ribu kedaraan pemudik yang telah melintasi tol keluar dari Jabodetabek jelang perayaan hari Raya Lebaran 2026.

BACA JUGA:Michael Bambang Hartono Wafat di Usia 86 Tahun, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

BACA JUGA:Hilal Belum Capai 3 Derajat, MUI Imbau Umat Rayakan Lebaran Sesuai Keyakinan

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono menyampaikan bahwa peningkatan jumlah arus mudik diprediksi kemarin mencapai 42 persen dari 3,5 juta atau 1,4 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta.

"Dan tadi malam sampai dengan pagi hari adalah jumlah lalu lintas harian tertinggi dari sebelumnya. Karena sebelumnya tidak pernah menyentuh 270 (ribu), dan semalam 270.000. Ini tertinggi. Tahun lalu haya 258.000. Jadi ini tertinggi," jelas Rivan di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jati Asih, Kota Bekasi pada Kamis, 19 Maret 2026.

Selain peningkatan jumlah pemudik, sejumlah titik rest area diketahui juga mengalami pemadatan jumlah pemudik dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA:5 Tips Membuat Ketupat Lebaran Anti Basi dan Tahan Lama, Jangan Asal Rebus!

BACA JUGA:Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Megawati di Istana: Bahas Apa?

Melihat kondisi tersebut, Jasa Marga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian ataupun sejumlah rest area untuk memperluas tempat peristirahatan.

"Rest area ini mengalami peningkatan menirut perhitungan dari radar maupun kamera Traffic Counting kami 39%," kata dia.

"Nah ini menjadi perhatian untuk kita semua dan kami juga akan bekerja sama dengan Korlantas Polri," lanjutnya.

Lebih lanjut, rekayasa lalu lintas juga terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Skema contraflow yang sebelumnya diterapkan satu lajur, kini dapat diperluas hingga dua lajur apabila dibutuhkan guna mengurai kepadatan.

BACA JUGA:Jakarta Panas 35,6 Derajat! Dinkes Ingatkan Ancaman 'Heat Stroke' Jelang Lebaran 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait