Dihantam Perlambatan Ekonomi, Industri Distribusi Roda Dua Masih Tangguh
Hal ini tercermin dari capaian PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) pada kuartal I 2026 yang tetap mampu menjaga pertumbuhan laba meski pendapatan mengalami penurunan.--MPMX
JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah tekanan perlambatan ekonomi yang masih membayangi sektor otomotif, industri distribusi dan ritel kendaraan roda dua menunjukkan ketahanan kinerja.
Hal ini tercermin dari capaian PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) pada kuartal I 2026 yang tetap mampu menjaga pertumbuhan laba meski pendapatan mengalami penurunan.
Pada 3M26, Perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun, atau menurun 4% secara tahunan (YoY), mencerminkan penyesuaian pada beberapa lini usaha.
BACA JUGA:Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri, Hariyadi Ungkap Kunci Sukses di GSM IATI ITB
“Tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif hingga kuartal I tahun ini. Meski demikian, fokus Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas, berhasil mendorong efisiensi operasional, memperkuat profitabilitas, serta menerapkan disiplin dalam pengelolaan risiko, khususnya pada segmen pembiayaan. Kami optimis MPMX dapat terus menjaga ketahanan kinerja secara berkelanjutan," kata Beatrice Kartika, Grup CFO MPMX.
Meskipun demikian, Perseroan berhasil menjaga kinerja profitabilitas, dengan laba kotor meningkat 3% YoY menjadi Rp365 miliar dan margin laba kotor membaik menjadi 9,1% dari 8,5% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba usaha meningkat sebesar 6% YoY menjadi Rp193 miliar, dengan margin laba usaha naik menjadi 4,8% dari 4,3%, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional.
BACA JUGA:Industri Padat Karya Terancam, Jika Rokok Ilegal Tak Terbendung
Sejalan dengan itu, laba bersih tercatat tumbuh 8% YoY menjadi Rp173 miliar, dengan margin laba bersih meningkat menjadi 4,3% dari 3,8% pada 3M25.
Secara segmentasi, kinerja Perseroan menunjukkan dinamika yang beragam dengan fokus pada penguatan kualitas pendapatan dan efisiensi.
Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMulia mencatatkan kinerja operasional yang beragam, dengan penurunan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi yang sebagian diimbangi oleh pertumbuhan di bisnis ritel serta kestabilan pendapatan purna jual.
Bisnis distribusi mencatatkan penurunan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 5% YoY, sementara pendapatan purna jual meningkat sebesar 4% YoY. Pada bisnis ritel, pendapatan penjualan meningkat sebesar 3% YoY, meskipun pendapatan purna jual mengalami penurunan tipis sebesar 2% YoY.
BACA JUGA:Hilirisasi Tahap II Dikebut, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei
Sebagai hasilnya, pendapatan bersih segmen ini menurun 3% YoY menjadi Rp3.797 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: