Dengan demikian, penghujung Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk memperdalam spiritualitas sekaligus memperluas kepedulian sosial.
Ketika ibadah malam Lailatul Qadar dipadukan dengan zakat fitrah yang menumbuhkan solidaritas, maka Ramadan benar-benar melahirkan manusia yang utuh: manusia yang memiliki kedalaman iman sekaligus kepekaan kemanusiaan.
Dari sinilah makna kemenangan Idul Fitri menemukan bentuknya yang paling hakiki, kemenangan spiritual yang memancarkan rahmat bagi sesama.
*Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D*
(Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)