ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara Urai Antrean Gilimanuk

Kamis 19-03-2026,19:16 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

GILIMANUK, DISWAY.ID -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat langkah percepatan penguraian antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir, seiring lonjakan mobilitas masyarakat menjelang penutupan sementara layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang PP menjelang Hari Raya Nyepi pada periode 18-20 Maret 2026.

Tingginya pergerakan kendaraan dalam waktu bersamaan memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan.

Menyikapi hal tersebut, ASDP memprioritaskan langkah-langkah taktis yang berdampak langsung di lapangan, salah satunya melalui pengerahan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara milik PT Jembatan Nusantara (JN) ke lintasan Ketapang–Gilimanuk.

BACA JUGA:Pertemuan 2 Jam di Istana, Prabowo dan Megawati Bahas Geopolitik Global

BACA JUGA:Pesan Polri Menjelang Idul Fitri: Jangan Nyalakan Petasan, Ada Gangguan? Hubungi 110

Kapal ini kini telah aktif beroperasi untuk meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan layanan guna menekan waktu tunggu pengguna jasa secara bertahap.

Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (17 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB) atau H-4, tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa, meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.716 unit.

Kenaikan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 16.909 unit atau naik 7,2%.

Total trip kapal mencapai 243 trip, dengan jumlah penumpang 74.263 orang.

BACA JUGA:Efek Kasus Andrie Yunus, Wamen HAM Desak Kurikulum HAM Masuk ke Pendidikan Militer RI

BACA JUGA:Catat! Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H Mulai Pukul 16.00 WIB

Kendaraan roda empat tercatat 6.016 unit, truk 1.586 unit, dan bus 594 unit.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-4, total penumpang mencapai 383.398 orang atau naik 0,3%, sementara total kendaraan mencapai 122.892 unit atau meningkat 2,6% dibandingkan tahun lalu.

Percepatan Stabilisasi Layanan

Kategori :