Iran Nestapa! Bayi Usia 20 Hari Tewas Terbunuh dalam Serangan AS-Israel

Minggu 22-03-2026,10:31 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Pilu dirasakan rakyat Iran di saat mengetahui bayi berusia 20 hari tewas terbunuh dalam serangan AS-Israel. 

Warga Iran menggelar upacara pemakaman untuk Mohammad Ali Kayalha, bayi berusia 20 hari yang tewas dalam serangan AS-Israel di kota Qazvin, menurut kantor berita Fars.

Sebuah video yang diunggah di X oleh Fars menunjukkan seorang pria mengangkat jenazah bayi yang telah dikafani, sementara kerumunan besar melantunkan seruan duka atas kematian Kayalha.

BACA JUGA:Rudal Iran Tembus Fasilitas Nuklir Israel, Picu Ancaman Radiasi di Pusat Riset?

Bayi tersebut tewas bersama ibu dan saudaranya setelah serangan di kawasan permukiman Majidieh di Teheran, menurut Tehran Times.

Dilansir dari Al Jazeera, setidaknya 204 anak telah tewas di Iran sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.

Lebih dari 1.400 orang tewas saat serangan AS-Israel menghantam rumah, rumah sakit, dan sekolah di seluruh Iran.

BACA JUGA:Ucapan Menlu Iran di Hari Idulfitri, Kecam Agresi Brutal AS dan Israel pada Bangsa Muslim

Laporan ledakan juga datang dari bagian timur Teheran serta dari kota-kota lain, termasuk Kharg.

Sejak awal konflik, lebih dari 200 kota telah terkena serangan udara Amerika dan Israel. Lebih dari 1.400 orang tewas, dengan banyak lainnya terluka. 

Dan terkait target, bukan hanya markas militer, kantor polisi, atau gedung pemerintah, kawasan permukiman juga turut diserang.

Sejumlah besar lokasi yang terkena serangan adalah rumah dan apartemen milik warga sipil biasa.

BACA JUGA:Majid AD-08 Senjata Murah Iran Taklukan Jet Tempur F-35 Stealth Amerika

Sekolah, rumah sakit, bahkan bangunan milik Bulan Sabit Merah juga telah menjadi sasaran selama tiga minggu terakhir.

Di sisi lain, serangan rudal Iran telah menghantam kota Dimona di Israel selatan, dekat dengan sebuah fasilitas nuklir.

Kategori :