Cuaca Belum Bersahabat, Hujan Masih Dominasi Indonesia di Akhir Maret 2026

Rabu 25-03-2026,21:31 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan kategori menengah pada periode Dasarian III atau 21–31 Maret 2026. 

Meski demikian, tidak terdapat wilayah dengan potensi hujan ekstrem pada level peringatan tertinggi atau status awas.

BACA JUGA:Harga Avtur Naik, Kemenhub Kaji Keseimbangan Tarif dan Daya Beli

Berdasarkan informasi iklim dasarian yang dirilis BMKG, Rabu (25/3/2026), curah hujan dengan kriteria menengah (50–150 mm) diprediksi terjadi di berbagai wilayah. 

Sebaran tersebut meliputi sebagian kecil Sumatra, sebagian besar Jawa dan Bali, serta sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, hujan kategori menengah juga diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Bahkan, sebagian besar wilayah Papua diprediksi mengalami curah hujan dalam kategori ini.

BACA JUGA:KAI Logistik Angkut 9.110 Motor, Jadi Kiriman Terbanyak Saat Arus Mudik 2026

Sementara itu, untuk kategori hujan tinggi hingga sangat tinggi (>150 mm), BMKG mencatat potensi hanya terjadi di wilayah terbatas. 

Di antaranya sebagian kecil NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, serta sebagian kecil Papua bagian tengah.

Dalam sistem klasifikasi BMKG, curah hujan dibagi ke dalam beberapa kategori, yakni rendah (0–50 mm/dasarian), menengah (50–150 mm/dasarian), tinggi (150–300 mm/dasarian), dan sangat tinggi (>300 mm). 

Kategori ini menjadi acuan dalam memahami tingkat intensitas hujan di suatu wilayah.

BACA JUGA:Sopir BYD Penabrak Kolam Bundaran HI Wajib Ganti Rugi Kerusakan

BMKG juga merilis peta peringatan dini curah hujan tinggi pada periode yang sama. Hasilnya menunjukkan tidak ada wilayah di Indonesia yang masuk dalam klasifikasi “awas”. 

Hal ini menandakan bahwa potensi hujan ekstrem yang dapat memicu bencana besar relatif tidak terdeteksi dalam periode tersebut.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lokal, terutama di wilayah yang masuk kategori waspada dan siaga. 

Kategori :