IPCC mengedepankan prinsip ramah lingkungan melalui komitmen penggunaan alternatif bahan bakar dengan RON 92 dari setiap alat penunjang operasi yang ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon sebagai bentuk pengurangan dampak negatif akibat residu bahan bakar.
BACA JUGA:Keuntungan Melonjak, IPCC Targetkan Terima Impor 30 Ribu Mobil Listrik dari Tiongkok
Selain itu penggunaan Golf Car berbasis Baterai dan Penggunaan Taxi Car EV memperkuat komitmen menuju pelabuhan hijau berbasis teknologi (Green & Smart Port).
Dari sisi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), di tahun 2025 IPCC terus mendukung program prioritas bidang lingkungan melalui konservasi biota dan ekosistem laut seperti penanaman 2.750 bibit mangrove di Kawasan Konservasi Danau Siombak, Medan Sumatera Utara dan perawatan konservasi 8.100 tanaman mangrove di kecamatan Sungai Undang, Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu, IPCC juga mendorong Usaha Mikro Kecil (UMK) melalui program UMKM Kuat di wilayah Kelurahan Kalibaru yang juga mendukung program TJSL pengentasan Stunting melalui program IPCC Gembira di mana ekonomi sirkuler dan saling mengisi menjadi fondasi penting keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut.
“Kinerja IPCC selalu sejalan dengan terukur dan berbasis kinerja berkelanjutan, dengan komitmen kami kepada publik tidak hanya mempertahankan aspek keuangan namun juga menciptakan bisnis yang berkesinambungan dengan penguatan UMKM yang memiliki peran penting sebagai penopang perekonomian bangsa serta kesehatan sebagai modal berharga mencetak para pemimpin muda di masa yang akan datang” tutup Endah.
IPCC-Integrated Auto Solutions IPCC, Leading to be The World Class Car Terminal Ecosystem
#IPCCTerminalKendaraan #IPCCintegratedautosolutions
#PelindoGroup #IndonesiaMaritimeGateway