IHSG Anjlok 8%, Airlangga Buka Opsi Evaluasi BEI

IHSG Anjlok 8%, Airlangga Buka Opsi Evaluasi BEI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah bakal menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok lah kita jadwalkan," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 28 Januari 2026.

BACA JUGA:IHSG Sesi Siang Melorot ke 8.267, Cek Prediksi Saham Hari Ini

Airlangga menilai IHSG menurun karena ada 2 faktor yaitu, terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI). Selain itu, ia menilai Bursa Efek Indonesia (BEI) juga perlu melakukan evaluasi.

"Pertama ada teknikal MSCI, kedua tentu dari BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi," ujar dia.

Ia mengatakan BEI perlu melakukan evaluasi mengenai apa yang diminta oleh MSCI.

BACA JUGA:IHSG Sesi Siang Melesat, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Terkait isu transparansi, Airlangga menegaskan bahwa hal tersebut merupakan prasyarat umum bagi seluruh penyelenggara pasar modal dan dapat terus ditingkatkan melalui mekanisme yang sudah banyak dipraktikkan di berbagai negara.

"Iya tentu kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikan banyak negara," imbuhnya.

BACA JUGA:Empat Saham Rekomendasi Analis, IHSG Kembali Ditutup Menguat

Terpantau sejak siang, IHSG anjlok ke angka 8%.

Terkini, IHSG merosot ke angka 8.295. 

Kendati diprediksi bergerak melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (27/01) lalu justru telah sukses ditutup dengan menguat ke level 8,980,23 (+0.27 persen). Diketahui, penguatan sendiri dipimpin oleh saham-saham sektor Industrials (-3.45 persen) dan Basic Materials (-1.43 persen).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads