IHSG Perlahan Bangkit, Makin Siang Makin Hijau
Meski pada Rabu 11 Maret 2026 kemarin IHSG ditutup melemah pada level 7,389.40 (-0.69 persen), IHSG siang ini saham perlahan bangkit ke level 7.428.-Disway/Bianca Chairunisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Meski pada Rabu 11 Maret 2026 kemarin IHSG ditutup melemah pada level 7,389.40 (-0.69 persen), IHSG siang ini saham perlahan bangkit ke level 7.428.
Diketahui, pelemahan tersebut dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-2.03 persen) dan Energy (-2.01 persen).
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, pelemahan tersebut sendiri juga dipengaruhi oleh sentimen negatif pasar modal, yang masih diselimuti ketegangan akibat perang berkepanjangan antara Iran dan Amerika Serikat- Israel.
BACA JUGA:IHSG Tutup di Zona Merah, Analis Soroti Sentimen Perang AS-Iran
"Sentimen negatif disebabkan masih tingginya konflik AS-Israel vs Iran yang menyebabkan naiknya harga minyak dunia," ujar Priyambada kepada Disway, pada Kamis 12 Maret 2026.
Di sisi lain, kondisi serupa pun juga turut menimpa indeks utama bursa AS, Bursa saham Wall Street, yang ditutup mayoritas melemah.
Menurut Priyambada, sentimen negatif sendiri disebabkan oleh perilisan data inflasi
"Data tersebut mengungkapkan bahwa Indeks Harga Konsumen naik 2,4 persen. dibanding Februari tahun lalu (YoY), atau 0.3 persen dari Januari (MoM)," jelasnya.
BACA JUGA:Alhamdulillah, IHSG Ditutup Menghijau usai Terpuruk di Tengah Konflik Iran-Israel
Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan Kamis (12/03) ini akan bergerak di kisaran support pada level 7,337 dan resistance pada level 7,441, dengan kecenderungan melemah.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator MACD dead cross. Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami pelemahan," tutur Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Sesi II Ditutup Merosot, Analis Sebut Dampak Geopolitik Jadi Biang Kerok
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:
CUAN - Buy
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: