Situasi Geopolitik Terus Memanas, IHSG Sesi Siang Nyungsep di Bawah 8.000

Situasi Geopolitik Terus Memanas, IHSG Sesi Siang Nyungsep di Bawah 8.000

Pelemahan ini sendiri juga melanjutkan penurunan penutupan perdagangan pada Sesi I, yang ditutup dengan melemah 343,20 poin, atau turun 4,32 persen ke level 7.596,5. -Illustrasi-

JAKARTA, DISWAY.ID - Melanjutkan pelemahan pada pembukaan sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu 4 Maret 2026 sesi II ini kembali anjlok 4,32 persen hingga ke level 7.596,58.

Pelemahan ini sendiri juga melanjutkan penurunan penutupan perdagangan pada Sesi I, yang ditutup dengan melemah 343,20 poin, atau turun 4,32 persen ke level 7.596,5. 

Sebelumnya, pembukaan IHSG pada hari ini juga diawali dengan melaju di zona merah, atau dengan melemah 1,67 persen ke level 7.806,94.

BACA JUGA:IHSG Merosot ke Zona Merah Imbas Konflik Timur Tengah

Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 pun juga turut terhantam dengan terkoreksi sebanyak 33,74 poin, atau 4,19 persen ke posisi 771,86.

Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, memanasnya situasi geopolitik pun juga memiliki peran besar dalam anjloknya pergerakan pasar saham.

"Sentimen negatif disebabkan oleh meningkatnya volatilitas pasar akibat sentimen geopolitik global yang mendorong aksi jual," jelas Priyambada kepada Disway.

BACA JUGA:Kembali Melaju di Zona Hijau, IHSG Sesi II Terus Melesat Naik

Di sisi lain, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Menurut Priyambada, konflik yang meluas juga turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan para investor.

"Sentimen negatif disebabkan oleh konflik yang meluas di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi," ujar Priyambada.

Sementara itu pada pagi hari ini, atau saat laporan ini dibuat, outlook pasar juga dibuka dengan mayoritas melemah, contohnya seperti Indeks Nikei 225 melemah -3.06 persen dan Kospi melemah -7.24 persen.

BACA JUGA:Pergerakan IHSG Hari Ini Versi Analis, Kembali Loyo atau Perkasa?

Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia Indonesia memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026 ini akan bergerak di kisaran support pada level 7,862 dan resistance pada level 7,988, dengan kecenderungan melemah.

"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator Stochastic dead cross. Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami pelemahan," jelas Priyambada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads