IHSG Dibuka Menguat 2,16 Persen, Prediksi Analis untuk Pergerakan Saham Gabungan Hari Ini
Kendati ditutup dengan melemah ke level 7,557.06 (-4.57 persen) pada perdagangan Rabu (04/03) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini sukses mengawali pembukaan perdagangan dengan melaju di zona hijau.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati ditutup dengan melemah ke level 7,557.06 (-4.57 persen) pada perdagangan Rabu (04/03) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini sukses mengawali pembukaan perdagangan dengan melaju di zona hijau.
Berdasarkan pantauan Disway.Id, IHSG pada perdagangan Kamis (05/03) ini telah mengawali pembukaan dengan menguat 2,16 persen ke level 7.740,42.
Penguatan ini sendiri tentu menjadi awal yang baik untuk pergerakan IHSG ke depannya. Kendati begitu, Analis sendiri juga turut memperingati bahwa IHSG juga masih berpotensi untuk mengalami pelemahan, terutama dengan adanya sentimen negatif yang disebabkan oleh lembaga pemeringkat global Fitch Ratings, serta eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
"Sentimen negatif disebabkan oleb lembaga pemeringkat global Fitch Ratings yang menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun peringkat kredit tetap di level investment grade BBB," ujar Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, pada Kamis (05/03).
BACA JUGA:Situasi Geopolitik Terus Memanas, IHSG Sesi Siang Nyungsep di Bawah 8.000
BACA JUGA:IHSG Merosot ke Zona Merah Imbas Konflik Timur Tengah
"Disamping itu juga eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global," tambahnya.
Sementara itu pada pagi hari ini, indeks saham di Asia pun juga turut mengalami pelemahan, seperti Indeks Nikei 225 melemah -3.61 persen, serta Kospi melemah -12.06 persen.
Berdasarkan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (05/03) ini akan bergerak di kisaran support pada level 7,862 dan resistance pada level 7,988, dengan kecenderungan melemah.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator Stochastic dead cross. Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami pelemahan," jelas Priyambada.
BACA JUGA:Kembali Melaju di Zona Hijau, IHSG Sesi II Terus Melesat Naik
BACA JUGA:Kabar Baik di Lantai Bursa, IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:
BRPT - Buy on Weakness
- Harga di bawah MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun penurunan lebih dari 20% dalam beberapa hari perdagangan membuka peluang besar terjadinya technical rebound.
- Stochastic golden cross pada area deep oversold.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: