IHSG Diprediksi Ngegas Lagi usai Libur Idul Adha, Analis Ungkap Faktornya
Analis memprediksi IHSG akan bergerak positif pasca libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat menunjukkan penguatan yang konsisten, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (26/5) lalu kembali terpuruk hingga ditutup dengan melemah pada level 6,130.19 (-1.23 persen).
Jumlah ini sendiri juga diketahui jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan jumlah pada penutupan sesi I perdagangan pada hari yang sama, yang ditutup dengan melemah sebanyak 54,55 poin, atau setara dengan 0,88 persen ke level 6.151,80.
BACA JUGA:IHSG Melempem Warnai Libur Iduladha 2026, Cuma Puas di Level 6.130
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjelang libur bursa Hari Raya Idul Adha 1447 pun turut berperan dalam memberikan sentimen negatif pada pasar.
"Sentimen negatif disebabkan oleh manuver profit taking menjelang libur bursa Hari Raya Idul Adha 1447 H," jelas Priyambada kepada Disway, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Sementara itu di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia juga menunjukkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish, di bawah MA5, indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG perdagangan Jumat (29/05) ini diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan.
BACA JUGA:IHSG Fluktuatif di Awal Pekan, Tutup Sesi Perdagangan di Level Hijau
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,081 dan resistance pada level 6,188 dengan kecenderungan melemah," tutur Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
GGRM - Buy
▪︎ Harga mendekati MA5 dan MA20.
▪︎ Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
▪︎ Stochastic mengindikasikan akan golden cross pada area deep oversold.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: