Sido Muncul bukan sekadar perusahaan jamu.
Sido Muncul adalah cerita panjang tentang ketekunan, nilai keluarga, dan adaptasi terhadap zaman.
Irwan memahami betul, transisi kepemimpinan bukan hanya soal pergantian nama di struktur organisasi.
BACA JUGA:BI Catat Pertumbuhan Positif, Likuiditas Nasional Tembus Rp 10.000 Triliun
BACA JUGA:IESR Nilai WFH 1 Hari dan Transportasi Umum Ampuh Tekan Konsumsi BBM di Tengah Krisis Energi Global
Lebih dari itu, ini adalah upaya menjaga ruh perusahaan agar tetap hidup di tengah perubahan.
Karena itu, ini menjadi saat-saat yang krusial.
Ia menargetkan pembenahan menyeluruh, mulai dari tata kelola hingga sistem internal.
Itu dilakukan agar perusahaan bisa berdiri sejajar dengan standar global.
Bahkan, menyamai perusahaan di Singapura.
BACA JUGA:Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis
Langkahnya tidak setengah-setengah.
Lima strategi disiapkan sebagai fondasi baru.
Pertama, membangun sistem tata kelola yang lebih transparan, termasuk merapikan aturan keluarga agar lebih terstruktur dan formal.
Kedua, memperkuat efisiensi melalui sistem digital internal bernama SMART.