Kekerasan Perempuan Jadi Isu Krusial, Program Takeda Diakui Nasional

Minggu 29-03-2026,11:26 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID – Semua pihak termasuk industri didorong untuk memperkuat sistem perlindungan dan meningkatkan akses layanan bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Indonesia.

Hal itu dibuktikan oleh PT Takeda Innovative Medicines meraih pengakuan pada PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026, yang memenangkan dua penghargaan Silver dalam kategori “Public Affairs: Stakeholder Management” dan “Public Relations: Community-Based Development”.

Pencapaian ini sekaligus melanjutkan konsistensi Takeda yang telah meraih penghargaan pada ajang yang sama selama tiga tahun berturut-turut. 

BACA JUGA:Rocky Gerung Desak Prabowo Usut Tuntas Kasus Kekerasan, Singgung 'Republik Ketakutan'

Pada 2025, Takeda meraih penghargaan Gold pada kategori Digital PR melalui “Kampanye Digital CegahDBD”, setelah sebelumnya pada 2024 memperoleh penghargaan Bronze pada kategori Program Corporate PR melalui “Kampanye Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)”.

PR INDONESIA Awards (PRIA) merupakan ajang kompetisi Public Relations (PR) prestisius di Indonesia yang diselenggarakan sejak 2016, sebagai upaya mengapresiasi kinerja komunikasi organisasi dan korporasi yang berdampak dan berkelanjutan.

Penghargaan pada kategori Public Affairs: Stakeholder Management diberikan atas upaya Takeda dalam membangun dan menjaga kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi profesi, dan mitra strategis lainnya, untuk mendukung transformasi dan prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia.

BACA JUGA:PMI Indramayu Jadi Korban Kekerasan hingga Tewas di Arab Saudi, KP2MI Turun Tangan

Sementara itu, penghargaan pada kategori Public Relations: Community-Based Development diberikan atas program Women at the Center (WAC) atau Perempuan Indonesia Hidup Tanpa Kekerasan (PIHAK), sebuah inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) global Takeda yang diimplementasikan di Indonesia bersama United Nations Population Fund (UNFPA). 

Program ini bertujuan untuk memperkuat akses terhadap layanan manajemen kasus bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan melalui penguatan kapasitas penyedia layanan serta kolaborasi lintas sektor.

"Kami bersyukur atas penghargaan yang kembali diberikan melalui PR INDONESIA Awards tahun ini. Bagi Takeda, penghargaan ini bukan semata apresiasi atas program komunikasi, tetapi juga pengakuan atas pentingnya membangun kemitraan yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung prioritas kesehatan di Indonesia. Bagi kami, pengakuan selama tiga tahun berturut-turut ini mencerminkan kerja tim yang solid serta kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah, organisasi profesi, dan mitra seperti UNFPA, dalam menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat," kata Revi Renita, Head of Public Affairs and Communications PT Takeda Innovative Medicines.

CEO PR INDONESIA, Asmono Wikan, menyampaikan bahwa partisipasi dalam PR INDONESIA Awards terus meningkat setiap tahunnya.

BACA JUGA:Bareskrim Tangani Laporan Dugaan Kekerasan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing!

Pada penyelenggaraan tahun ini, PR INDONESIA menerima lebih dari 550 karya dari berbagai institusi dan organisasi, baik publik maupun swasta, di seluruh Indonesia.

“Peningkatan jumlah partisipasi setiap tahun menunjukkan bahwa praktik komunikasi strategis di Indonesia terus berkembang. Penghargaan yang diterima Takeda tahun ini mencerminkan pendekatan komunikasi yang tidak hanya kuat secara strategi, tetapi juga mampu menunjukkan dampak nyata, baik dalam pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan maupun dalam inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui program CSR.”

Kategori :