JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).menggebrak hari pertama sekolah dengan memastikan pembelajaran tatap muka berjalan penuh tanpa kompromi.
Sejumlah pejabat Kemendikdasmen turun langsung menjadi pembina upacara di berbagai sekolah.
BACA JUGA:Kasus Samin Tan, Ada Penyelenggara Negara Ikut Terlibat?
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kegiatan belajar mengajar kembali normal dan disiplin sekolah diperkuat sejak awal semester. Tidak ada pengurangan jam pelajaran, seluruh aktivitas berlangsung seperti biasa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan bahwa momentum ini penting untuk membangun budaya sekolah yang lebih baik.
“Kita ingin memastikan semester ini pembelajaran berjalan tatap muka penuh seperti biasa, sekaligus memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter,” ujar Abdul Mu'ti, disela-sela acara halalbihal, di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.
BACA JUGA:Pemilik Kios Ayam di Bekasi Kaget Karyawannya Terbujur Kaku dalam Freezer
Selain itu, pemerintah juga mendorong terciptanya budaya asri di lingkungan sekolah, termasuk kebiasaan hidup sehat dan penggunaan teknologi secara bijak.
Pada kesempatan tersebut, Ikrar Pelajar Indonesia versi terbaru juga dibacakan. Ikrar ini menambahkan nilai keimanan, ketakwaan, serta penghormatan kepada orang tua dan guru.
BACA JUGA:Lirik dan Makna Lagu Prettiest Thing I've Ever Seen - LANY, Lanyholic Siap-Siap Baper Pas Dengar!
Abdul Mu’ti, penguatan karakter menjadi fokus utama di awal semester. Sekolah harus menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar sekaligus membangun karakter,” katanya.
“Kegiatan hari pertama sekolah ini berlangsung serentak di berbagai daerah dan diharapkan menjadi fondasi kuat untuk peningkatan kualitas pendidikan nasional," pungkasnya.