Memasuki April, arah program semakin strategis dengan fokus pada isu kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting.
Melalui pelatihan kader Posyandu yang melibatkan sekitar 100 kader dari wilayah kerja Puskesmas Cibatu, LCC mendorong peningkatan kapasitas garda terdepan layanan kesehatan masyarakat.
BACA JUGA:PAM JAYA Bersama WCR Siapkan Generasi Penerus Bangsa Bebas Stunting
Pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional, dr. Bernas Napitupulu, Sp.OG dari RS Metro Hospitals Cikarang, yang memberikan edukasi komprehensif terkait pemenuhan gizi balita, pencegahan anemia, serta penanganan ibu dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Inisiatif ini tidak hanya merepresentasikan pilar Kesehatan dan Pendidikan, tetapi juga selaras dengan agenda nasional dalam menurunkan angka stunting.
Deputy COO Lippo Cikarang Cosmopolis, Lukas Budi Setiawan, menegaskan bahwa rangkaian program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang terukur.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Makan Siang, Kemenkes Siapkan Terapi Medis Khusus untuk 18 Persen Anak Stunting
“CSR bukan lagi sekadar program tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis berkelanjutan kami. Melalui kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI, kami ingin memastikan setiap inisiatif memberikan dampak yang terukur dan relevan bagi masyarakat,” ujar Lukas.
Dengan pendekatan yang semakin terarah dan berkelanjutan, Lippo Cikarang Cosmopolis optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan mandiri, sejalan dengan pertumbuhan kawasan yang berdaya saing.