Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Idrus Marham: Menteri Tak Produktif Harus Diganti

Senin 27-04-2026,05:58 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Idrus menegaskan bahwa reshuffle merupakan instrumen yang sah dalam sistem pemerintahan presidensial dan dapat digunakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kabinet.

“Menteri-menteri yang tidak produktif harus diganti, siapapun dia,” tegasnya.

BACA JUGA:HIPMI Dorong Hilirisasi Sawit di Sektor Pangan, Bidik Produk Bernilai Tambah dan Kaya Manfaat

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian kapan reshuffle akan dilakukan.

Publik masih menunggu langkah konkret Presiden Prabowo, apakah akan segera merombak susunan kabinet atau menjadikan isu ini sebagai dorongan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Bagi Idrus, yang terpenting bukanlah momentum reshuffle itu sendiri, melainkan hasil yang ingin dicapai.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama evaluasi adalah memastikan kabinet bekerja lebih solid, responsif, dan mampu menerjemahkan visi presiden secara nyata, sehingga pemerintahan dapat berjalan efektif dalam menjawab tantangan nasional maupun global.

Kategori :