Penyidik juga akan meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam kerja sama promosi layanan umrah yang tengah menjadi sorotan itu.
Pihaknya tengah mendalami berbagai aspek, termasuk pola kerja sama dengan para influencer yang mempromosikan layanan perusahaan tersebut.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Potensi Tersangka Lain dalam Kasus Penipuan Umrah Hanania
Sebelumnya, penyidik tidak menutup peluang menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan penggelapan Hanania Group.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannuddin mengatakan hal itu apabila penyidik menemukan fakta hukum lain dalam pengembangan perkara.
"Sebagai penyidik, sesuai fakta hukum yang diperoleh dalam proses penyidikan yang kami jalankan, tidak menutup kemungkinan apabila ada fakta hukum lain yang mengarah pada tersangka lain, maka akan ada kemungkinan tersangka yang lain," katanya kepada awak media, Rabu 3 Juni 2026.
Sementara diketahui, sebagian uang yang diduga digelapkan dipakai untuk kebutuhan di luar kepentingan pemberangkatan umrah.
"Uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jemaah," ujarnya.
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya akan periksa beberapa selebgram dalam kasus Hanania Group.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannuddin mengatakan hal itu dilakukan usai pemeriksaan terhadap Ahmad Syah Farhan Rachman (ASFR), Dirut Hanania Group.
Dimana, uang dugaan penipuan itu digunakan untuk pemasaran yang melibatkan beberapa selebgram.
"Hasil pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka saat ini, uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jemaah," katanya kepada awak media.
"Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer. Ini untuk kepentingan marketing," lanjutnya.
Beberapa nama selebgram yang memasarkan travel umrah itu diantaranya, Keanu Angelo, Sarah Alana Gibson, Awkarin hingga Dara Arafah Saiful.
"Tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing dalam penawaran beberapa paket umrah yang ditawarkan PT Hasanah Tama Internasional," ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, ASF ditahan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan dan penggelapan perjalanan umrah yang merugikan ratusan calon jemaah.