JAKARTA, DISWAY.ID-- Pebulu tangkis tunggal putra, Alwi Farhan memasang target untuk bisa masuk ke dalam peringkat 10 dunia BWF World Tour.
Ditambah, Alwi juga akan berupaya meraih gelar juara medali emas dalam kejuaraan BWF World Tour Super 750 serta 1000.
BACA JUGA:Mau Dijadikan Apa Hotel Sultan Setelah Dieksekusi? Ini Kata Setneg
Target tersebut dipasang Alwi melihat dua catatan gemilang yang ditorehkan atlet asal Surakarta dengan meraih podium tertinggi di ajang Indonesia Master dan Australia Open 2026 lalu.
"Saya ingin meraih gelar di level Super 750 dan Super 1000 karena saya belum bisa mendapatkannya," ungkap Alwi di Jakarta.
Alwi juga menceritakan kondisi ketika dirinya menerima tekanan di Australia Open kemarin. Saat itu, detak jantung atlet berusia 21 bisa mencapai 200.
BACA JUGA:Pemerintah Genjot Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos di Kota Mataram
"Heart rate 200 itu bukan pertama kali, saya pernah mencapai 213 saat menjadi juara World Junior Championships," ucap Alwi.
Hal tersebut dikarenakan persaingan antar atlet profesional sangat intens, terlihat dari dinamika yang kerap dihadapi para pemain.
"Menurut saya itu cukup normal, semua atlet pasti pernah merasakan hal itu," kata dia.
Meskipun begitu, Alwi menekankan kepada seluruh pecinta bulu tangkis untuk tidak selalu membandingkan dengan pemain lain.
Baginya, setiap atlet pasti memiliki perjuangan yang berbeda-beda.
BACA JUGA:Aktris Davina Karamoy Diperiksa Terkait Penipuan Umrah Hanania Travel
Salah satunya yang Alwi rasakan ketika ia tengah berusaha bangkit dari keterpurukan yang dialami pasca usai kekalahannya di Piala Thomas 2026.
"Saya tidak ingin dibandingkan dengan pemain lain seusia saya, semua orang punya perjalanannya masing-masing," pungkas Alwi.