JAKARTA, DISWAY.ID-- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada sesi I perdagangan Senin (27/7/2026). Pelemahan ini berbarengan dengan kabar mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Berdasarkan pantauan, IHSG ditutup turun 22,50 poin atau 0,36 persen ke level 6.173,94. Sebelumnya, indeks dibuka melemah tajam 48,59 poin atau 0,78 persen ke level 6.147,84.
Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menilai kabar pengunduran diri Perry Warjiyo tidak serta-merta menjadi penyebab utama pelemahan IHSG. Namun, isu tersebut berpotensi memicu sentimen negatif di kalangan investor.
BACA JUGA:IHSG Ambruk di Pembukaan Senin, Turun ke Level 6.147 Usai Kabar Perry Warjiyo Mundur dari BI
“Ini bisa menimbulkan spekulasi yang sedikit negatif. Stigma masyarakat bisa saja mempengaruhi kepercayaan investor ke depannya,” ujar Priyambada, Senin (27/7/2026).
Ia juga menyoroti potensi dampak terhadap nilai tukar rupiah. Menurutnya, pelemahan rupiah lebih banyak terkait fundamental dan fiskal, bukan sisi moneter.
“Pelemahan nilai tukar rupiah itu bukan dari sisi moneter, namun lebih banyak terkait dengan fundamental maupun fiskal. Ini yang harusnya dibenahi segera oleh pemerintah,” katanya.
Sebelumnya, Perry Warjiyo dikabarkan resmi mundur secara sukarela karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026, sesuai Pasal 48 ayat (1) huruf a UU Nomor 23 Tahun 1999. Bank Indonesia menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai pejabat gubernur sementara sesuai Pasal 50 ayat (2) UU BI.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan Bank Indonesia tetap mengutamakan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional serta terus bersinergi dengan pemerintah.