Diketahui, Survei nasional SMRC ini dilaksanakan pada kurun waktu 5 hingga 19 Juli 2026 untuk melihat perkembangan persepsi publik pasca-krisis geopolitik Timur Tengah.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Populasi dibagi menjadi dua kelompok (subpopulasi), yakni, warga negara Indonesia yang punya hak pilih (berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah) dan memiliki handphone.
BACA JUGA:Anies dan Ganjar Pilihan Mayoritas Massa Pemilih Nasdem, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru
Sebanyak 605 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode double sampling, di mana wawancara dilakukan secara langsung melalui sambungan telepon.
Sementara, warga negara Indonesia yang punya hak pilih (berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah) dan tidak memiliki hp.
Sebanyak 144 responden dipilih secara acak melalui metode stratified multistage random sampling, dengan proses pengumpulan data dilakukan lewat wawancara tatap muka secara langsung.
Secara keseluruhan, survei ini berhasil mewawancarai total 749 responden.
BACA JUGA:Anies dan Ganjar Pilihan Mayoritas Massa Pemilih Nasdem, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru
Dengan asumsi metode simple random sampling, survei ini memiliki perkiraan margin of error (toleransi kesalahan) sebesar \pm 3.7\ persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Hasil survei menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dalam 9 bulan terakhir.
Tercara pada periode Juli 2026, 4,8 persen puas atas kinerja Presiden Prabowo, 46,3 persen cukup puas, 35,0 persen kurang puas, 11,9 persen tidak puas sama sekali, 2,1 persen memilih tidak tahu.
Hal itu menurun jika dibandingkan dengan tren Evaluasi Kinerja Presiden Prabowo pada November 2025. Dimana, kepuasan publik sempat menyentuh angka 81.2 persen.
BACA JUGA:Ganjar Salip Prabowo di Survei SMRC, Anies Tempel Ketat
Angka ini tergerus menjadi 66.4 persen pada Februari hingga Maret 2026, hingga turun ke 51.1 persen pada Juli 2026.
Sebaliknya, kelompok yang merasa kurang/tidak puas melonjak dari 16.0 persen pada November 2025 menjadi 46.9 persen pada Juli 2026.