JAKARTA, DISWAY.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit di menit-menit akhir perdagangan Senin, 31 Agustus 2026, setelah sempat bergerak melemah sejak pembukaan.
IHSG akhirnya ditutup di zona hijau dengan penguatan 7,36 poin atau 0,11 persen ke level 6.525,48.
Penguatan juga terjadi pada indeks LQ45 yang naik 2,00 poin atau 0,31 persen ke level 643,82.
BACA JUGA:IHSG Awal Pekan Terpuruk, 4 Saham Ini Jadi Rekomendasi Analis
Di sisi lain, hal serupa pun justru terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang kembali bergerak menghijau di penutupan perdagangan.
Ekspektasi Suku Bunga Meningkat
Di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah.
Menurut Direktur Reliance Sekuritas, Reza Priyambada, sentimen negatif tersebut turut disebabkan oleh pidato dari Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dalam konferensi Jackson Hole.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat 0,31 Persen ke 6.542 di Perdagangan Jumat
Menurutnya, pidato Jackson yang cenderung hawkish yang mendorong para pelaku pasar meningkatkan ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga.
"Pidato Jackson Hole yang cenderung hawkish yang mendorong para pelaku pasar meningkatkan ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin oleh FOMC pada bulan September," jelas Priyambada.
BACA JUGA:Jelang Demo 27 Agustus di DPR, IHSG Malah Dibuka Menguat 0,56 Persen ke Level 6.441
Sementara itu, pasar terkini juga memperkirakan sekitar 57 persen kemungkinan kenaikan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin pada bulan September.
Jumlah tersebut sendiri diketahui meningkat tajam dari sekitar 40 persen, jika dibandingkan dengan periode seminggu sebelumnya.