Namun, keberagaman tersebut perlu diikuti informasi yang jelas mengenai karakteristik produk, kandungan nikotin, cara penggunaan, serta potensi risikonya.
BACA JUGA:Cerita Perokok Dewasa Coba Perlahan Berhenti Merokok, Sadar Tak Ada Usaha yang Instan
“Setidaknya konsumen perlu mengetahui jenis dan kandungan produk, cara kerja, dan cara penggunaan, serta aturan penggunaannya. Konsumen juga harus memahami bahwa produk-produk tersebut bukan produk yang bebas risiko,” ucapnya.
Secara umum, produk tembakau alternatif terdiri dari produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantong nikotin. Ketiganya memiliki cara penggunaan yang berbeda.
Produk tembakau yang dipanaskan menggunakan tembakau yang dipanaskan tanpa proses pembakaran.
BACA JUGA:Penelitian Ungkap Hasil Riset Dampak Merokok dengan Kesehatan Gigi dan Mulut
Sementara itu, rokok elektronik menggunakan cairan yang mengandung nikotin dan dipanaskan untuk menghasilkan aerosol.
Adapun kantong nikotin ditempatkan di antara gusi dan bibir sehingga nikotin diserap melalui jaringan mulut tanpa menghasilkan asap maupun aerosol.
“Dari perspektif perlindungan konsumen, yang paling penting adalah memberikan informasi yang cukup agar konsumen dewasa dapat membuat keputusan secara sadar dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan produk tersebut tidak ditujukan kepada anak-anak, remaja, maupun orang yang sebelumnya tidak menggunakan nikotin,” pungkas Paido.