Penelitian Cochrane Ungkap Hasil Perbandingan Vape, Koyo, dan Permen Karet Nikotin

Rabu 21-10-2026,19:30 WIB
Penelitian Cochrane Ungkap Hasil Perbandingan Vape, Koyo, dan Permen Karet Nikotin

Penelitian terbaru yang diterbitkan di Cochrane Library mengungkap hasil perbandingan penggunaan rokok elektronik atau vape dengan terapi pengganti nikotin, seperti koyo dan permen karet nikotin, dalam membantu perokok dewasa berhenti merokok.--iStockphoto

JAKARTA, DISWAY.ID – Penelitian terbaru yang diterbitkan di Cochrane Library mengungkap hasil perbandingan penggunaan rokok elektronik atau vape dengan terapi pengganti nikotin, seperti koyo dan permen karet nikotin, dalam membantu perokok dewasa berhenti merokok.

Kajian sistematis berjudul Electronic Cigarettes for Smoking Cessation yang diterbitkan pada 26 Agustus 2026 itu merupakan bagian dari living systematic review, yakni tinjauan sistematis yang terus diperbarui seiring tersedianya bukti ilmiah baru.

Dalam penelitian tersebut, Jamie Hartmann-Boyce dari University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, bersama timnya menganalisis 80 uji klinis acak (randomized controlled trials) yang melibatkan 29.861 peserta.

Sembilan di antaranya merupakan studi baru.

BACA JUGA:Rokok Ilegal Marak, Menperin Siapkan Langkah untuk Industri Hasil Tembakau

Hasil kajian menunjukkan bahwa rokok elektronik yang mengandung nikotin memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dalam membantu perokok dewasa berhenti merokok dibandingkan terapi pengganti nikotin, seperti koyo dan permen karet nikotin.

Berdasarkan temuan tersebut, sekitar 8 hingga 10 dari setiap 100 orang yang menggunakan rokok elektronik bernikotin berhasil berhenti merokok.

Keberhasilan ini diukur berdasarkan kemampuan peserta untuk tidak merokok selama sedikitnya enam bulan.

Sebagai perbandingan, sekitar 6 dari setiap 100 perokok dewasa berhasil berhenti merokok dengan terapi pengganti nikotin.

Sementara itu, di antara perokok dewasa yang tidak menerima dukungan atau hanya memperoleh dukungan perilaku (behavioral support), sekitar 5 dari setiap 100 orang berhasil berhenti merokok.

BACA JUGA:Iklan Rokok Masih Berseliweran di Medsos, 882 Konten Dilaporkan Sepanjang 2026

“Berdasarkan konsistensi temuan di sini, jelas rokok elektronik merupakan opsi yang terbukti dan layak bagi orang-orang yang berhenti dari rokok. Pembaruan ini mencakup 9 uji klinis baru dan kesimpulan utama kami tidak berubah,” kata Jamie Hartmann-Boyce, dikutip Rabu 21 Oktober 2026.

Hartmann-Boyce melanjutkan, tim peneliti juga tidak menemukan adanya peningkatan bahaya dari penggunaan rokok elektronik dalam penelitian yang ditinjau.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut dalam jangka panjang masih diperlukan untuk memahami dampak kesehatannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: