Setahun Sekali

Kapal Fery Port Link III milik PT ASDP Indonesia Ferry hilang kendali dan menabrak dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Senin 17 Maret 2025 pagi pukul 10.00 WIB-Istimewa-
Celaka tapi untung. Kapal ferry itu menabrak dermaga. Kapalnya besar. Dermaganya baru. Lokasinya: Merak. Waktu kejadiannya: 13 hari sebelum puncak arus mudik Lebaran 2025.
Untungnya: bisa diperbaiki cepat. Perkiraan semula perbaikan itu perlu waktu lebih dua minggu. Bayangkan rawannya: dermaga terpenting di jalur terpadat mengalami kerusakan.
Untung, bisa dikebut. Tiga hari perbaikan bisa selesai. Dikerjakan siang malam. Secara darurat akan bisa dipakai di puncak arus mudik ke Lampung dan Palembang.
Memang stresnya hanya setahun sekali. Tapi kadar stresnya di tingkat yang menjengkelkan.
Ini adalah Lebaran pertama bagi menteri dan wakil menteri perhubungan yang baru. Saat serah terima jabatan kapan itu rasanya sudah sekalian diserahkan segala persoalan keruwetan di arus mudik Lebaran.
Kalau pun belum, masih ada waktu. Jangan sampai menteri baru harus tidur di dermaga selama seminggu.
Tahun ini ada penambahan dermaga mudik di Selat Sunda. Sekaligus lima dermaga. Lima di sini, lima di sana. Milik swasta: PT Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Lokasi dermaga baru itu memang agak jauh dari Merak. Lebih ke utara. Tepatnya di ujung barat laut Banten. Dermaganya tidak menghadap ke Selat Sunda, tapi ke Laut Jawa. Dengan demikian, saat lepas dari dermaga kapal harus memutari dulu tanjung kecil di sudut utara Banten itu.
Itulah sebabnya jarak tempuhnya lebih lama. Lima jam. Bahkan bisa enam jam. Beda jauh dengan lewat dermaga yang baru ditabrak itu: hanya 1,5 jam.
Selama ini dermaga BBJ juga sudah dipakai. Utamanya untuk truk besar. Bahkan ODOL wajib lewat BBJ. Anda sudah tahu apa itu ODOL: over dimension over load. Yakni truk yang muatannya seperti pinggang orang yang over obesitas.
Dermaga BBJ memang tidak seperti dermaga Merak. BBJ lebih seperti dermaga untuk kapal LCT. Tentu Anda akan tetap pilih lewat Merak.
Tapi dalam keadaan arus mudik terlalu padat ada kemungkinan mobil Anda dipaksa diarahkan ke BBJ. Suka atau tidak suka.
BBJ sendiri punya kapal ferry yang cocok untuk ODOL. Punya empat kapal. Baru tahun ini BBJ akan dibuat lebih ramai. Di Lebaran ini sebagian kapal ferry milik perusahaan lain akan diarahkan ke BBJ.
Rezeki memang di tangan Tuhan, tapi sebagian juga dari tangan pembuat peraturan.
Saya sendiri akan naik ferry jurusan jauh: Surabaya-Lembar (Lombok). Ingin coba ferry yang punya kamar tidur berkelas.
Sebenarnya ferry itu juga akan ke Labuhan Bajo dan Ende, tapi waktu tidak cukup. Pilih turun di Lombok. Berlebaran bersama anak-cucu di Lombok. Kalau sempat menyeberang ferry lagi ke Sumbawa. Lalu naik perahu ke Pulau Moyo.
Sudah lama saya ingin ke Pulau Moyo. Yakni sejak tahu bahwa 'Lady Di' pernah satu minggu menikmati pulau di utara Sumbawa Besar itu.
Anda sudah tahu siapa Lady Di. Pun penyanyi rock dunia Mick Jagger. Juga seminggu di situ. Saya malu pada mereka.
Menjelang Lebaran begini pelayanan umum memang kritis. Pejabat di bagian itu bisa panik. Juga ingin main aman. Maka keluarlah larangan untuk truk selama 15 hari di sekitar Lebaran. Maksudnya: truk jangan ikut memadati jalan raya.
Tentu pengusaha truk jengkel. Apalagi yang cicilan truknya belum lunas. Tidak hanya itu. Arus barang juga akan terganggu. Ekonom akan menjerit: aturan itu akan menaikkan angka inflasi. Seharusnya tidak perlu begitu lama. Kemajuan ekonomi juga jangan diganggu terlalu banyak.
Yang paling rumit memang di penyeberangan. Khususnya Merak dan Selat Bali. Selalu ada anggapan kekurangan kapal di mana-mana. Padahal jumlah kapal berlebih-lebih. Untuk Merak misalnya, tersedia lebih 60 kapal. Dermaganyalah yang kurang.
Masalahnya: siapa yang harus membangun dermaga. Di sini dermaga seperti ''anak haram'' transportasi. Pemerintah cenderung menyerahkan itu menjadi urusan ASDP. Tentu ASDP tidak bisa menghindar kalau itu penugasan dari negara. ASDP adalah BUMN.
Namun ASDP akan berhitung secara bisnis: merugikan perusahaan atau tidak. Maka jumlah dermaga selalu kalah cepat dengan penambahan kapal dan naiknya jumlah penumpang.
Agar Merak dan Selat Bali tidak bikin stres semua pihak tidak ada pilihan lain: pemerintah harus bangun banyak dermaga.
Sebenarnya rugi ke Pulau Moyo hanya satu hari. Puasa pula. Tapi waktu memang seperti THR: harus dibagi. (Dahlan Iskan)
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 23 Maret 2025: Ketinggalan Malas
Er Gham 2
Sebagai salah satu pemilik perusahaan besar, saya mengumpulkan 8 kolega saya yang masing-masing punya grup usaha besar. Kami mengusulkan agar para pekerja bekerja 100 jam seminggu. Biar tidak ada lembur. Yang kelelahan atau sakit sakitan akan dipecat. Mereka harus bekerja sampai mati. Gaji tetap UMR.
Dengan begitu, perusahaan semakin besar. Kami punya banyak waktu santai. Bisa jalan-jalan terus keluar negeri. Bisa punya banyak waktu luang untuk hobi, kuliner, kongkow kongkow. Bisa juga tidur 12 jam sehari. Biar saja karyawan kami kelelahan bekerja sampai mati.
djokoLodang
-o--
DORA SEMBADA
... Elon Musk sendiri sembada. Ia kerja keras luar biasa. Padahal sudah kaya raya. ...
*) Jadi ingat Priyambodo.
Priyambodo adalah salah satu nama lain atau julukan Arjuna, yang berarti "yang sangat tampan" atau "yang paling gagah".
Apakah Elon Musk juga tampan dan gagah?
*) Dora sembada
Dora sembada (bhs jawa) arti harfiahnya berbohong demi kebaikan. Berkata bohong tetapi di balik kebohongan itu ada maksud yang baik. "White Lies".
*) Ada juga Cerita "Dora dan Sembodo".
Cerita rakyat Jawa tentang asal-usul aksara Jawa:
ha na ca ra ka
da ta sa wa la
pa dha ja ya nya
ma ga ba tha nga
Raja menitipkan pusaka kepada Sembodo. Pesannya: jangan sekali-sekalu diserahkan kepada orang lain. Raja sendiri kelak yang akan mengambilnya.
Setelah beberapa lama, raja memerintahkan Dora --abdinya yang lain-- untuk mengambil pusaka dari Sembodo. Sembodo menolak menyerahkan pusaka kepada Dora, karena mempertahankan amanat raja.
Akhirnya, Dora dan Sembodo bertengkar, bertikai, saling bunuh, dan gugur bersama.
--> Cerita ini mengajarkan kesetiaan dan tanggung jawab seseorang yang diberi amanah.
--> Mengajarkan pula bahwa titah raja yang salah/tidak tepat bisa mengakibatkan kehancuran.
--koJo.-
djokoLodang
-o--
PIL KB
Dokter yang telah merawat seorang wanita berusia 80 tahun hampir sepanjang hidupnyi akhirnya pensiun. Pada pemeriksaan berikutnya, dokter pengganti memeriksa obat-obatan yang diberikan kepada nyi.
Matanya terbelalak saat menyadari bahwa di antara obat-obat Nenek itu ada pil KB,
"Nyonya, apakah Anda tahu ini adalah pil KB?"
"Ya, pil itu membantu saya tidur nyenyak di malam hari." "Nyonya, saya jamin tidak ada apa pun di dalamnya yang dapat membantu Anda tidur!"
"Ya, Dokter, saya tahu itu. Namun, setiap pagi saya menggiling satu pil dan mencampurnya ke dalam segelas jus jeruk yang diminum cucu perempuan saya yang berusia 18 tahun. Dan percayalah, pil itu benar-benar membantu saya tidur nyenyak di malam hari."
--koJo.-
Wilwa
Kebatinan Sunda. Sabar. Hmmm. Pada dasarnya ajaran leluhur Sunda dan Jawa itu mirip bahkan beririsan. Gini saja, saya hanya bisa menyarankan Anda nonton youtube salah satu guru Sufi Jawa yang paling saya kagumi Bapak Achmad Chodjim. Anda akan mulai sedikit memahami apa itu “Jawa”. Tapi Anfa harus mengosongkan “gelas” Anda dulu. Maksud saya adalah Anda harus buang semua pemikiran Anda tentang agama yang Anda yakini dulu. Bila tidak air dari teko Achmad Chodjim tak bisa mengisi “gelas” Anda yang sudah “penuh” itu. Simak youtube ini: APAKAH TUHAN HANYA BERADA DI BATIN? 14 Mar 2025. Klinik Hati. Rahayu
sinung nugroho
Jika u pajak kendaraan, pergantian plat nomor saya setuju, ttp SIM saya tidak sepakat krn disana terkait dengan keahlian teknis yang perlu di buktikan setiap periode tertentu (bisa 1 atau 2 th) sebagaimana serifikat keahlian lainnya. Terkait birokrasi pengurusan peroanjangan memang perlu penyederhanaan
Jokosp Sp
Efisiensi, apa benar mereka pejabat negara tahu arti sebenarnya kata tersebut. Dalam pikiran mereka "aaaaaaaaaah .......paling slogan, besok toh akan hilang dan lupa dengan issue lainnya". Sepertinya itu bisa dibenarkan. Kalau mau efisien cobalah mulai dari SIM, kenapa tidak dibikin seumur hidup?. Kecuali jika melanggar maka bisa diberi sangsi dari pelubangan SIM, denda dan penyitaan. Dan dibuat aturan yang jelas dan transparan diketahui publik. Kemudian pembayaran pajak sepeda motor dan mobil, kenapa masih manual tidak bisa online antar kabupaten dan provinsi?. Dengan online harusnya bisa dilakukan pembayaran di kantor pos atau ATM dan surat pajaknya bisa didownload dari aplikasi. Pola pikir manual ini yang banyak diselewengkan karena mendatangkan ceperan-ceperan yang nilainya sangat besar dan jadi pemborosan bagi rakyat. Apakah membut sistem yang serba otomatis itu sulit, dan membuat efisiensi itu sulit?. Yang sulit itu pola pikir pejabatnya yang tidak bisa dirubah, tetap memelihara mentalnya yang korup. Efisiensi itu harusnya sejajar dengan profesionalisme. Jadi kalau tidak bisa efisien berarti memang tidak bisa profesional.
Forsandy Kurniawan David
Siapa biangnya malas ini? bagi saya presiden ke-2 lah biang keladinya, maafkan saya mbah. meski sudah jadi tanah masih saya salahkan. PNS itu dari awal mmg desainnya Gaji ++, contoh BPOM, knapa mereka kerja inspeksi ke toko-toko cek makanan kadaluarsa hanya saat menjelang idulfitri?? ya karena inspeksi begitu kudu disertai uang transport + uang makan...Gila kan..padahal gajian setiap bulan.. jadi Gaji setiap bulan itu untuk apa?? untuk biaya absen masuk dan pulang.. selama jam kerja kalo dia keluar melangkah kaki keluar kantor kudu ada uangnya lagi... mungkin mbah harto jaman dulu takut sekali rakyatnya miskin kaya china.. nah sama dia diaturlah pengeluaran negara untuk memanjakan pns. daripada setaun sekali nunggu pengumuman kenaikan gaji kelamaan. Sungguh sial.. akhirnya ini menjadi malas malas ta berujung dan ga ada obatnya... bagaimana kalo ELon Musk Next Presiden Indonesia.. hahahaha. ngimpi sek
Ima Lawaru
Ini pengamatan sederhana saya lewat tulisan² Abah, bagaimana Amerika bisa ketinggalan:
1. Isu rasis yang tidak habis
2. Kematian akibat senpi yg masih tinggi. Kasihan orang² hebat Amerika yg mati karena senpi yg diproduksi dan diizinkan bebas oleh negaranya sendiri.
3. Amrik kalah dari Tiongkok dalam penanaman modal di negara² berkembang.
4. Presiden Amrik raja berbohong. Tapi masih dipercaya rakyatnya utk dipilih kembali. Lagi dan lagi.
5. Dll
Jokosp Sp
Dua hari lalu istri masak opor sayur paku (sejenis sayuran pakis yang tumbuh di hutan/ di ladang). Saya nanya kok bukan opor ayam kampung?. Dijawabnya "Ini paku pah biar kuat. Kuat menerima cobaan berat ekonomi yang makin sulit". Jauhnya turun dari opor ayam ke opor sayur paku?. "Ya memang segitu kenyataannya, bukannya belanja tidak tambah naik sementara harga barang di pasar pada naik?". Duh lemes malah mau buka puasanya, untunglah keyakinan masih lebih tinggi dari berkah yang diberikan olehNya dibanding kesulitan ini.
Liam Then
Saya pernah lihat orang Tiongkok bongkar kontainer. Kecepatannya memang luar biasa , whoosh....!
Kalau orang kita, setiap 5 rit, isap dulu rokok sebatang.
Lagarenze 1301
Santai sejenak.
Seorang PNS yang baru saja dipecat dari pekerjaannya sedang mengendarai mobil di areal depan Gedung Putih. Ia terhenti karena melihat ribuan orang berkerumun.
Seorang pria berjalan tergesa-gesa. Mantan PNS itu segera mencegatnya dan bertanya, "Ada apa, Bro?"
Pria itu celingukan melihat setiap mobil, seperti mencari sesuatu.
"Ada demo besar di depan. Ribuan pegawai yang baru saja dipecat merazia setiap mobil Tesla yang ada di jalan," katanya.
"Kenapa ada banyak yang berkerumun dan terlihat histeris?" tanya si mantan PNS.
"Oh, itu karena saat merazia satu mobil Tesla, ternyata di dalamnya ada Elon Musk. Mereka langsung menyanderanya. Mereka bilang, jika tidak mendapatkan uang 100 juta dolar, mereka akan membakar Elon Musk hidup-hidup. Jadi, di sinilah saya mengumpulkan sumbangan."
"Mengerikan. Berapa banyak yang sudah Anda kumpulkan sejauh ini?"
"Sudah 10 galon. Semua orang masih mencari mobil untuk disedot."
Liáng - βιολί ζήτα
Kurang kerja keras itulah, kata Elon, yang membuat Amerika terus mulai ketinggalan. Maksudnya, ketinggalan dari Tiongkok. Bukan dari Jawa Barat.(Dahlan Iskan)
Tetapi berdasarkan "The Global Sustainable Competitiveness Index" - Amerika dan Tiongkok itu ya hampir sama, hanya "duduk manis di jajaran tengah" koq.....
Lha..... Negara-negara yang bertengger di jajaran puncak saja - ngga paké ribet kayak Anda, Pak Elon Musk - ayo bagaimana Anda bisa menjelaskannya ??
Berikut ini, Governance Efficiency Ranking (2024)
1. Sweden ---> 71.91
2. Denmark ---> 71.46
3. Finland ---> 70.56
4. Estonia ---> 69.22
5. Luxembourg ---> 68.79
6. Germany ---> 68.62
7. Norway ---> 68.42
8. Netherlands ---> 68.06
9. New Zealand ---> 67.86
10. Belgium ---> 66.81
...............
61. China ---> 53.68
62. USA ---> 53.44
...............
75. Indonesia ---> 50.87
Gregorius Indiarto
Efisiensi ala Sana beda dengan efisiensi ala Sini.
Efisiensi di sana dimulai dari atas sampai ke bawah.
Sementara efisiensi di sini, Anda pasti tahu; hanya di bawah.
Di atas semakin "gemoy", di bawah semakin "letoy".
Mereka yang gembar gembor "efisiensi", rapat di hotel berbintang.
Sementara yang di bawah........ "Auk ah, (Indonesia tampaknya memang) elap".
Met sore, salam sehat, damai dan bahagia.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
EFISIENSI GAYA ELON MUSK..
Elon Musk adalah simbol efisiensi dalam bisnis dan teknologi. Pendekatannya mencakup beberapa aspek kunci:
1). Manajemen Waktu.
Prioritas dan Fokus:
Musk membagi harinya menjadi blok waktu lima menit untuk memaksimalkan produktivitas.
Multitasking:
Ia sering mengerjakan beberapa proyek sekaligus, memanfaatkan waktu perjalanan untuk menyelesaikan tugas lain.
2). Pengelolaan Sumber Daya.
Tim yang Kuat:
Musk memilih orang-orang cerdas dan berdedikasi, membangun tim yang mampu berinovasi.
Keputusan Cepat:
Ia mendorong pengambilan keputusan berbasis data, menghindari birokrasi yang menghambat inovasi.
3). Inovasi Teknologi.
Automasi:
Di Tesla dan SpaceX, Musk memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Iterasi Cepat:
Produk dan teknologi terus diperbaiki berdasarkan umpan balik dan data terbaru.
3). Budaya Kerja.
Kerja Keras:
Musk bekerja berjam-jam dan mengharapkan dedikasi serupa dari timnya, menciptakan budaya kerja yang ambisius.
###
Dengan pendekatan ini, Musk berhasil mendorong inovasi dan efisiensi, menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
Komentar: 81
Silahkan login untuk berkomentar