Jairo Riedewald Beri Kode! Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gerbong Terakhir, Demi Timnas Indonesia Lolos Pildun
Pasca kekalahan telak Timnas Indonesia dihajar Jepang dengan skor besar 6-0 di Kualifikasi Piala dunia 2026, Jairo Riedewald beri kode untuk dinaturalisasi kembali bergema-Dok.AFC-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Pasca kekalahan telak Timnas Indonesia dihajar Jepang dengan skor besar 6-0 di Kualifikasi Piala dunia 2026, Jairo Riedewald beri kode untuk dinaturalisasi kembali bergema.
Skuad garuda sebenarnya telah mengalami perkembangan pesat, seolah kembali diingatkan bahwa jalan menuju Piala Dunia penuh tantangan dan level Piala Dunia benar-benar sangat tinggi.
Jelas kini kembali muncul isu soal memperkuat skuad garuda jelang round 4 dimulai, di mana-mana yang disebut sebagai gerbong terakhir siap didatangkan untuk mewujudkan mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
BACA JUGA:Hasil Kualifikasi Piala Dunia Zona CONMEBOL: Kemenangan Awal Carlo Ancelotti Atas Paraguay!
Di bawah gambarlap lampu stadion Osaka pada Selasa malam, tanggal 10 Juni 2025, Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada kenyataan pahit.
Skor 6-0 yang terpampang di papan skor usai laga melawan Jepang bukan sekedar kekalahan, melainkan cerminan jarak yang masih harus ditempuh oleh skuad Garuda untuk bersaing di panggung Piala Dunia.
Kekalahan ini seperti luka yang terbuka usai tumbang dari Australia di Melbourne.
Mengungkap kelemahan nyata bahwa lini belakang Timnas Indonesia masih rapuh saat berhadapan dengan tim-tim tangguh kelas dunia.
Skuad garuda melawan Jepang dengan pressing tinggi, umpan-umpan presisi dan kecepatan individu yang memukau memperlihatkan standar sepak bola level Piala Dunia.
BACA JUGA:Hasil Kualifikasi Piala Dunia Zona CONMEBOL: Thiago Almada Selamatkan Argentina dari Kekalahan
Pemain seperti Takefusa Kubo, Daicuhada dan Wataru Endo bermain dengan intensitas yang seolah ingin mengingatkan Timnas Indonesia, Ini adalah level yang harus kalian capai untuk Piala Dunia.
Jelas jika melihat apa yang terjadi di laga ini, Indonesia masih memiliki banyak PR, 22 tembakan yang mengarah ke gawang Emil Audero menandakan jika pertahanan skuad garuda masih rentan, dan bagaimana tak memiliki satupuun tembakan menandakan bahwa lini tengah gagal memberikan suplai bola ke lini serang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: