Listrik Ramah Lingkungan Terangi 5.383 Rumah di 3T, Berkat 47 PLTS Baru

Listrik Ramah Lingkungan Terangi 5.383 Rumah di 3T, Berkat 47 PLTS Baru

Listrik Ramah Lingkungan Terangi 5.383 Rumah di 3T, Berkat 47 PLTS Baru-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah Indonesia terus meningkatkan utilisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai langkah strategis dalam menghadirkan pemerataan energi di seluruh penjuru tanah air. 

Terbaru, Pemerintah bersama PT PLN (Persero) dan mitra swasta meresmikan operasional 47 PLTS yang tersebar di 47 desa pada 11 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:HUT ke-79 Bhayangkara di Monas: Pengamanan Berlapis dan Skema Lalu Lintas Khusus Disiapkan

BACA JUGA:Jay Idzes Jadi Raja Transfer ASEAN, Klub Elit Eropa Berebutan, Berikut 10 Pemain Termahal se-Asia Tenggara

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengembangan energi surya memiliki peran krusial dalam menjangkau wilayah yang selama ini belum teraliri listrik secara optimal, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

"Dengan energi tenaga surya, setiap desa bisa swasembada energi, setiap kecamatan bisa swasembada energi, setiap kabupaten bisa swasembada energi, pulau-pulau terpencil akan punya energi, dan bisa swasembada desa-desa yang sangat terpencil,

"Yang di gunung-gunung juga bisa punya akses terhadap energi, terhadap listrik," ucap Presiden dalam peresmian 55 proyek EBT yang dipusatkan di PLTP Ijen, Bondowososo, Jawa Timur, Kamis 26 Juni 2025.

BACA JUGA:Israel Serang Gaza di Tengah Krisis Kemanusiaan, Lebanon Turut Jadi Sasaran

BACA JUGA:5 Pemain Timnas Indonesia Masuk Nominasi 'Dream XI' AFC: Maartin Paes, Jay Idzes, Sandy Walsh, Marcelino, dan Ole Romeny

Presiden pun mengapresiasi sinergi yang tejalin dalam pengembangan PLTS secara masif tersebut. 

Menurutnya langkah ini tidak hanya penting dalam mewujudkan swasembada energi tapi juga selaras dengan target Net Zero Emissions di tahun 2060.

"Kita akan mungkin jadi negara di dunia mungkin yang bisa menuju zero carbon emissions tepat pada waktu yang direncanakan. Tetapi yang lebih penting adalah bahwa kita bisa menghasilkan energi dengan memotong jalur-jalur logistik yang mahal inilah dampak daripada program besar kita," tegas Presiden.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa proyek PLTS akan menjadi tulang punggung pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di desa-desa yang belum terjangkau listrik.

BACA JUGA:Sempat Viral, Kepala BNN Tegaskan Artis Tidak Kebal Hukum, Tapi Harus Ditangani Bijak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads