Timnas Indonesia Kankangi Korea Utara dan Malaysia di Ranking FIFA, Begini Respon Erick Thohir
Timnas Indonesia naik lima peringkat dan kini menempati ranking ke-118 dunia, posisi terbaik sejak tahun 2006-Tangkapan Layar [email protected]
Namun yang paling krusial adalah Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober mendatang.
Laga-laga di fase ini bernilai tinggi karena mempertemukan tim-tim elit Asia.
Jika Timnas Indonesia mampu meraih hasil positif, tembus 100 besar FIFA bukan hal mustahil, dan sesuatu yang belum dicapai dalam lebih dari dua dekade.
BACA JUGA:AFC Tunjuk Persib Jadi Tuan Rumah Playoff ACL 2 Lawan Manila Digger
BACA JUGA:Victor Osimhen: Selamat Tinggal Napoli! Galatasaray Dapat Permata Baru di Istanbul
Erick Thohir: Ini Capaian Terbaik Sejak 2006
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut kabar menggembirakan ini dengan penuh rasa bangga.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia pun menuliskan keberhasilan Timnas Indonesia naik lima Ranking FIFA.
"Alhamdulillah, Timnas Indonesia berhasil naik lima posisi ke peringkat 118 FIFA. Ini adalah peringkat terbaik kita dalam 19 tahun terakhir. Kita terus dorong Timnas menembus 100 besar dunia," tulis Erick Thohir.
Kenaikan ini sebagian besar disumbang oleh kemenangan 1-0 atas China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia Juni lalu, di mana Ole Romeny mencetak gol debutnya untuk Timnas Indonesia.
BACA JUGA:Hasil New England Revolution vs Inter Miami: Lionel Messi Sang Pahlawan!
BACA JUGA:Rodrygo Absen Lawan PSG, Xabi Alonso: Bukan karena Isu Transfer ke Arsenal!
Tambahan 11,63 poin dari laga tersebut membawa total poin Indonesia menjadi 1.154,55.
Sementara kekalahan skuad garuda dari Jepang tak berdampak besar pada pengurangan poin, karena bobot perhitungan yang lebih rendah akibat status pertandingan dan selisih peringkat.
Posisi ke-118 ini adalah capaian tertinggi Indonesia sejak April 2010 saat sempat duduk di peringkat ke-110 dunia.
Namun setelah itu, prestasi sempat terjun bebas, bahkan menyentuh posisi 139 pada Juni 2010 akibat vakumnya tim dari kalender FIFA, dampak dari krisis internal di tubuh PSSI saat itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: