Trump Kirim Rudal Patriot ke Ukraina, Ultimatum 50 Hari untuk Rusia
Pihak pemerintahan Ukraina menyampaikan bahwa sebanyak 13 serangan Rusia yang terdiri dari rudal dan drone membuat asap tebal selimuti langit Kiev.-dok disway-
WASHINGTON, DISWAY.ID-- Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya mengambil langkah tegas terkait konflik Ukraina-Rusia.
Trump mengirimkan sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina, di tengah meningkatnya serangan malam dari Rusia ke Ukraina.
Langkah ini mengakhiri ketidakpastian sikap Gedung Putih terhadap dukungan militer, sekaligus memperlihatkan arah baru kebijakan luar negeri AS di bawah Trump.
BACA JUGA:Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Taiwan Kebakaran, 15 Orang Korban Luka
Namun pengiriman rudal ini bukan semata bantuan. Trump juga memberikan ultimatum keras. Rusia diberi waktu 50 hari untuk menyepakati gencatan senjata.
“Kita akan kirimkan Patriot kepada mereka, karena mereka sangat membutuhkannya. Putin berbicara manis di siang hari, tapi mengebom semua orang di malam hari.”
Trump juga menegaskan bahwa pengiriman sistem Patriot tidak akan menggunakan dana dari pemerintah AS, melainkan akan dibayar oleh negara-negara Uni Eropa.
Ini menunjukkan bahwa meski AS mendukung, beban finansial dialihkan ke sekutu-sekutu NATO di Eropa.
Langkah ini disebut sebagai “kemenangan diplomasi pertahanan” oleh analis Washington, mengingat Trump sebelumnya sempat menghentikan dukungan militer ke Kyiv pada awal tahun.
BACA JUGA:Jejak Emas Prabowo di Tanah Suci, Kampung Haji Indonesia 400 Meter dari Ka'bah Insyaallah Jadi
Bersamaan dengan pengumuman itu, utusan khusus AS untuk Ukraina, Letjen (Purn.) Keith Kellogg, tiba di Kyiv untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelenskiy dan jajaran pemerintah Ukraina.
Pertemuan tersebut membahas penguatan sistem pertahanan udara, sanksi ekonomi lanjutan terhadap Rusia, serta kerja sama produksi senjata jangka panjang antara AS, Ukraina, dan negara-negara Eropa.
Presiden Zelenskiy menyambut baik kedatangan Kellogg dan kebijakan baru Trump.
“Saya berterima kasih atas kesiapan Presiden Trump untuk mendukung Ukraina dan menghentikan pertumpahan darah. Kita bicara soal perdamaian yang adil dan bertahan lama.”
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: