Sekolah Swasta Gratis Bikin Warga Jakarta Bahagia
Kebijakan sekolah swasta gratis pun disambut baik oleh warga Jakarta, utamanya dari kalangan kurang mampu-disway.id/cahyono-
Hal senada disampaikan Umar Widodo (54), warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pemilik bengkel sepeda motor itu mengungkapkan, program sekolah swasta gratis menjadi jalan keluar dirinya atas upaya memberikan pendidikan untuk putranya, Iwan (13).
“Saya punya anak empat, dua anak sudah bekerja. Iwan, anak ketiga saya masuk SMP, karena enggak bisa lolos di SMP negeri, sekarang saya sedikit lega setelah anak bisa masuk sekolah swasta gratis. Anak bungsu saya masih kelas 5 SD, jadi masih butuh biaya sekolah lagi ke depannya,” tutur Umar.
BACA JUGA:Rano Bakal Bedah Rumah yang Kebakaran di Bukit Duri: Yang Mau ke Rusun Kita Siapkan
BACA JUGA:Rano Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Kebakaran Bukit Duri Terpenuhi, Ingatkan Bahaya Korsleting
Dengan masuknya Iwan ke sekolah swasta gratis membuat beban hidup Umar lebih ringan. Ia berharap, meski sekolah swasta gratis, kualitasnya bisa sama dengan sekolah negeri.
Pemprov DKI Jakarta Godok Pergub Sekolah Swasta Gratis
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, kebijakan baru ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, khususnya penerima bantuan sosial, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Ia menyebut 40 sekolah telah memenuhi syarat legalitas, akreditasi, dan komitmen transparansi keuangan serta ditetapkan sebagai pilot project sekolah gratis tahun ajaran 2025/2026.
Rano mengungkapkan, Pemprov DKI tengah menggodok peraturan gubernur (Pergub) yang saat ini dalam tahap harmonisasi Biro Hukum.
Pergub tersebut diharapkan segera rampung untuk dijadikan payung hukum dalam mekanisme pelaksanaan program sekolah swasta gratis.
Sementara di sisi anggaran, kata Rano, juga sedang disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025.
“Pergubnya sedang disusun. Memang kita telah melaksanakan program sekolah gratis di 40 sekolah swasta. Ini harus punya payung hukum supaya kita paham dari mana harus memulainya. Sekarang dalam tahap harmonisasi dengan DPRD, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Dalam Negeri,” jelas Rano saat meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di SMAN 6 Jakarta, pada Selasa, 15 Juli 2025.
Menurut Rano, Dinas Pendidikan DKI Jakarta tengah melakukan monitoring terhadap uji coba sekolah swasta gratis, yakni dengan melakukan review terkait jumlah kehadiran siswa, sarana dan prasarana sekolah, serta kesiapan guru dan tenaga kependidikan.
Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap kesiapan sekolah guna memastikan semua aspek berjalan lancar, termasuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses belajar mengajar dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan siswa dan industri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: