Blade Battery: Jawaban BYD terhadap Tantangan Keselamatan dan Efisiensi Mobil Listrik

Blade Battery: Jawaban BYD terhadap Tantangan Keselamatan dan Efisiensi Mobil Listrik

Menambah line up produknya, PT BYD Motor Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya yaitu BYD ATTO 1 yang untuk pertama kali meluncur di GIIAS 2024.-reza-

JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan baterai kendaraan listrik, BYD (Build Your Dreams) hadir dengan pendekatan berbeda.

Lewat inovasi Blade Battery berbasis LFP (Lithium Ferro Phosphate), BYD menetapkan standar baru dalam keamanan, efisiensi ruang, hingga performa berkendara—menjawab keraguan terhadap mobil listrik.

Mengapa BYD Memilih Baterai LFP?

Dalam wawancara teknis bersama Tatsuya Mikami, Chief Adviser After Sales and Technical BYD Jepang, terungkap alasan strategis di balik penggunaan baterai LFP. 

Menurutnya, baterai LFP lebih stabil secara kimia dan tidak mudah terbakar, berbeda dengan baterai NCM (Nickel-Cobalt-Manganese) yang selama ini umum digunakan oleh produsen mobil listrik lainnya.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Cicilan Mobil BYD Atto 1 2025 OTR Jakarta, Gaji UMR Sanggup?

"Dalam uji penetrasi, baterai NCM cenderung langsung memicu api saat ditusuk. Sebaliknya, Blade Battery BYD hanya menunjukkan kenaikan suhu sekitar 60°C, tanpa ledakan atau api,” jelas Tatsuya. Uji ini menjadi bukti nyata bahwa baterai BYD dirancang dengan mengutamakan keselamatan penumpang.

Blade Battery: Desain Inovatif untuk Keamanan dan Efisiensi Ruang

Keunggulan Blade Battery tidak berhenti pada sisi keamanan. Bentuknya yang menyerupai bilah tipis memungkinkannya disusun secara rapat dan efisien, memaksimalkan pemanfaatan ruang dalam kabin maupun struktur sasis.

BYD juga mengimplementasikan dua pendekatan berbeda dalam pengepakan baterai:

- Cell to Pack (CTP), digunakan pada model BYD Dolphin dan BYD Atto 3.

- Cell to Body (CTB), digunakan pada BYD Seal, yang langsung mengintegrasikan baterai ke struktur bodi kendaraan.

BACA JUGA:Cari City Car Listrik 200 Jutaan, BYD ATTO 1 Jadi Pilihan Mobil Harian Lincah dan Irit

Teknologi CTB ini memungkinkan penghematan ruang vertikal, yang berdampak pada pusat gravitasi yang lebih rendah, sehingga mobil menjadi lebih stabil saat melaju di kecepatan tinggi atau bermanuver tajam.

Platform dan Performa: Kombinasi Teknologi Tinggi

Keseluruhan sistem baterai BYD didukung oleh e-Platform 3.0, platform modular milik BYD yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik murni.

Salah satu model yang mengadopsi teknologi ini secara penuh adalah BYD Seal, yang dibekali 106 sel Blade Battery dengan total kapasitas mencapai 82,56 kWh.

Baterai ini kemudian menyuplai daya ke sistem 8-in-1 Electric Powertrain milik BYD, yang sanggup menghasilkan tenaga hingga 522 hp dan torsi 670 Nm.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads