Alan Pardew Kritik Pendekatan Transfer Liverpool: Kasihan Newcastle Kehilangan Isak
Alan Pardew Kritik Pendekatan Transfer Liverpool: Kasihan Newcastle Kehilangan Isak-@pardx0-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Mantan manajer Newcastle United, Alan Pardew angkat bicara terkait saga transfer Alexander Isak ke Liverpool.
Menurutnya, kepindahan striker asal Swedia itu menjadi pukulan besar bagi Newcastle dan para suporternya.
Isak saat ini berada di Merseyside setelah Liverpool menyetujui tawaran £130 juta, yang sekaligus memecahkan rekor transfer di Inggris.
Meski belum diumumkan secara resmi, berbagai laporan menyebut kesepakatan antara kedua klub telah tercapai.
BACA JUGA:Liverpool Rekrut Alexander Isak dengan Biaya Fantastis, Total Belanja Bisa Tembus Rp9,5 Triliun
Di sisi lain, Newcastle langsung bergerak cepat mencari pengganti dengan membidik striker Brentford, Yoane Wissa, sebagai target utama.
Alan Pardew: Liverpool Terlalu Keras di Bursa Transfer
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports News, Pardew menyebut pendekatan Liverpool di bursa transfer musim panas ini sangat agresif hingga merugikan klub lain.
Kritiknya muncul sesaat sebelum The Reds juga mencapai kesepakatan untuk mendatangkan bek Crystal Palace, Marc Guehi.
"Saya heran karena Liverpool begitu keras dalam bursa transfer ini. Mereka tidak hanya mengejar Isak, tapi juga masih menekan untuk merekrut Guehi. Saya merasa ini sudah lama direncanakan,” ujar Pardew.
Ia menambahkan, hengkangnya Isak membuat Newcastle kesulitan karena dua rekrutan baru mereka dinilai tidak sepadan dengan kualitas sang striker.
“Saya turut prihatin dengan para penggemar Newcastle. Pemain yang masuk jelas tidak berada di level Isak. Kehilangan seperti ini benar-benar pukulan telak,” imbuhnya.
Mengingat Kembali Kasus Yohan Cabaye
Alan Pardew kemudian membandingkan situasi ini dengan kasus Yohan Cabaye pada 2014, ketika gelandang asal Prancis itu hampir pindah ke Arsenal.
BACA JUGA:Alexander Isak Gabung Liverpool! Newcastle Buka Pintu Setelah Kesepakatan Rp1,5 Triliun Dikonfirmasi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: