Musim Hujan 2025 Kapan Berakhir? BMKG Ungkap Prediksinya
Temuan bahwa air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik (MP) memunculkan kekhawatiran baru terhadap pencemaran lingkungan di perkotaan.--Canva
Puncak hujan di Sumatera dan Kalimantan akan terjadi pada November-Desember 2025.
BACA JUGA:BMKG Prediksi Musim Hujan Lebih Cepat: Waspada Risiko Hidrometeorologi dan Peluang untuk Pertanian
Sementara, di Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua, puncak hujan akan terjadi pada Januari-Februari 2026.
Kemudian, berakhirnya musim hujan diprediksi BMKG makan berakhir pada April 2026.
Ancaman Bencana Hidrometeorologi
BMKG memperkirakan sifat hujan pada priode 2025/2026 umumnya normal.
Namun, ada 193 ZOM atau 27,6 persen wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan di atas normal, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, beberapa wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
BACA JUGA:Hadapi Musim Hujan, Ini 5 Tips Berkendara Aman dari Wahana
"Kondisi ini perlu diwaspadai karena meningkatkan potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang," kata Dwikorita
Dwikorita menekankan perlunya langkah mitigasi sejak dini, mulai dari perbaikan drainase, pengelolaan waduk, hingga kesiapan evakuasi masyarakat di daerah rawan.
Daftar Wilayah Masuk Musim Hujan September-November 2025
Berikut daftar wilayah yang memasuki musim hujan periode September-November 2025.
Musim Hujan Bulan September 2025
- Sebagian besar Sumatera Utara
- Sebagian Riau
- Sumatera Barat bagian utara
- Jambi bagian barat
- Bengkulu bagian utara
- Bangka Belitung bagian selatan
- Sumatera Selatan
- Sebagian kecil Jawa
- Kalimantan Selatan
- Sebagian Papua Selatan
BACA JUGA:Nataru Makin Dekat, KAI Gelar Inspeksi Jalur Kereta dan Antisipasi Musim Hujan
Musim Hujan Bulan Oktober 2025
- Sebagian Lampung
- Sebagian besar Pulau Jawa, Bali
- Sebagian Nusa Tenggara Barat
- Sulawesi bagian selatan
- Papua bagian tengah
Musim Hujan Bulan November 2025
- Nusa Tengga Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Sebagian Maluku
- Sebagian Papua Barat
- Sebagian Papua
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: